Thursday, 24 November 2011

Legenda Patikraja

Awal peradaban Desa Patikraja


Patikraja zaman dahulu adalah lokasi penyeberangan perjalanan menuju pantai selatan.Hingga di daerah ini diutus seorang tukang seberang bernama Joko Rekso.Lokasi penyeberangan waktu itu jika di lihat masa sekarang berada di gerumbul "Tambangan".Di lokasi ini juga terdapat air pethuk telu atau bisa disebut juga air pertemuan tiga aliran sungai, yaitu Sungai Serayu,Sungai Logawa dan Sungai Rajut.Konon air pethuk telu diyakini sebagai air keramat guna laku mandi penyucian jiwa.Hingga banyak kalangan dari berbagai kerajaan banyak berdatangan untuk melakukan mandi penyucian jiwa.Dilain pihak lokasi air pethuk telu juga sering digunakan sebagai tempat pelarungan (penghanyutan)abu jenazah.Lokasi ini terkenal di segala penjuru wilayah.Hingga pada suatu ketika datanglah bencana banjir yang sangat dasyat memporak porakan hampir seluruh wilayah pinggir sungai termasuk daerah yang sekarang di sebut Patikraja.Nasib Joko Rekso sang petugas penyeberangan tak diketahui,sampai saat Tunggul Emetung memerintahkan penggantinya Bernama Tunggul Rejo.Dan di bantaran sungai Serayu dibangun petilasan untuk mengenang Joko Rekso.Pada masa tugas Tunggul Rejo di wilayah ini juga dibangun sanggar pembakaran mayat,yang pernah ditemukan petilasan/bekas lantai bangunanya tepatnya 100m arah selatan balai Desa sekarang.Tahun berganti tahun masa tugas Tunggul Rejo di wilayah ini hingga pada suatu saat terjadilah hal yang sangat menakjubkan.Saat itu seorang raja entah raja darimana telah dikramasi,setelah dikumpulkan abu jenazahnya ternyata ada satu gigi sang raja yang masih utuh tak terbakar.Takut terjadi kesalahan,maka diulang kembali untuk dibakar.Tapi setelah berulang ulang ternyata tetap saja gigi sang raja utuh tak berubah jadi abu.Berita keganjilan ini menyebar keseantero jagad dan sampai ke telinga sang adipati Tunggul Emetung di Tumapel.Atas kesepakatan warga dan jadi keputusan sang Adipati maka wilayah ini dinamakan Patikraja.Patik berarti Gigi jadi Patikraja adalah Gigi sang raja.Demikian kira kira legenda yang saya dapatkan dari ceritera seorang sesepuh Desa Patikraja.Benar tidaknya ceritera tersebut hanya Sang kuasa yang mengetahui secara pasti kebenarannya.



No comments:

Post a Comment

Mohon Tidak memberikan komentar berbau "SARA"

POS TERPOPULER

LOG CELL PATIKRAJA (Logawa Celluler Patikraja)

Logawa Celluler Patikraja adalah sebuah toko handphone dan segala kelengkapannya termasuk menjual Pulsa reguler,pulsa data,token listrik,ka...