Sumber daya manusia berkualitas dan ketepatan organisasi dalam melaksanakan perencanaan merupakan syarat utama mencapai tujuan pembangunan

Thursday, 11 October 2012

Dampak Pembangunan Bendung Gerak Rawalo Bagi Masyarakat Patikraja

Setiap Pembangunan Bendungan mengakibatkan dampak positif dan negatif bagi masyarakat sekitarnya,dalam hal ini dampak pembangunan Bendung Gerak Serayu yang terletak di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.Penulis disini tidak akan membeberkan dampak secara teknis dan keilmu-an namun ingin menceriterakan dampak pembangunan Bendung Gerak Serayu tersebut dari data dilapangan dan hasil komunikasi dengan masyarakat sekitar terutama masyarakat Desa Patikraja.
Ulasan : Manusia adalah mahluk biotik yang mana mereka sangat bergantung terhadap biotik dan abiotik yang ada disekitarnya. Sungai adalah kehidupan bagi mahluk yang ada di daratan, dimana air merupakan kebutuhan mutlak untuk kelansungan mahluk hidup. Bagi mahluk hidup yang ada di bumi, Allah SWT telah menciptakan dunia dan isinya sesuai dengan koodratnya yang dibutuhkan bagi penghuninya. Tetapi, manusia mengubah itu semua tanpa mempertimbangkan dengan matang apa dampak yang ditimbulkan terhadap keseimbangan bumi ini. Alasan yang sangat logis mengapa manusia banyak mengubah aliran sungai menjadi sebuah waduk ataupun danau karena di dalam suatu sungai terdapat energi yang sangat besar yang dibutuhkan manusia.Namun di sisi lain pembangunan bendungan ini membawa dampak negatif bagi ekosistem asli/alami yang sudah ada dan yang telah berlangsung sebelum bendungan ini dibuat
Dalam hal ini Penulis ingin menyampaikan sedikit keluhan warga yang sering terdengar terutama mereka-mereka yang saat sebelum bendung Gerak itu dibangun mencari pendapatan dari hasil sungai.Salah satu contohnya adalah pencari ikan/nelayan sungai merasa kehilangan pendapatan karena kurangnya dan hilangnya beberapa jenis spesies ikan yang dahulu mendominasi dan menjadi salahsatu ciri khas kekayaan sungai Logawa Patikraja.
Karena sesungguhnya bendungan bisa menghalangi jenis ikan- ikan tertentu yang melintas bebas, atau membuat mereka bisa lewat tetapi tidak mampu kembali lagi. Akhirnya ada beberapa jenis ikan yang terancam punah dan sekarang ini sudah punah keberadaanya di Sungai Logawa Patikraja..Ada beberapa jenis ikan yang sekarang ini punah slah satunya adalah ikan "boso" *red.Ikan ini pada masa sebelum pembangunan Bendung gerak Serayu adalah ikan yang paling mendominasi jumlahnya dan sangat digemari masyarakat di sepanjang jalur Sungai Logawa.Ikan ini termasuk jenis ikan migrator/jenis ikan yang bertelur di hulu dan berkembang kemudian akan kembali ke habitat asalnya di pantai/air payau sekitar muara sungai dan laut.Ada juga jenis-jenis ikan yang saat ini tak pernah terlihat/tertangkap oleh masyarakat yaitu : ikan Braskap,Tambra,Parasoca,Udang watang (nama nama tersebut berdasarkan bahasa masyarakat Desa Patikraja)
Keluhan lain masyarakat Patikraja salah satunya adalah karena efek Muka Air Rata (MAR) setelah pembangunan Bendung Gerak Serayu.Terbendungnya Sungai Serayu mengakibatkan tingginya air hingga menimbulkan keadaan kedalaman sungai-sungai yang bermuara di sungai Serayu,salah satunya sungai logawa Patikraja,ini berakibat langsung bagi para penggali pasir dan batu.Mereka merasa kesulitan jikalau bisa menggali pasir,mutu pasir saat ini kurang diminati karena kadar lumpur berlebih pada pasir mengurangi kwalitas pasir itu sendiri.Endapan yang diakibatkan terbendungnya sungai mempengaruhi kwalitas pasir yang diharapkan dan menjadikan status "Ladu" (bahasa masyarakat Patikraja).
Dari berbagai efek yang telah disampaikan ternyata adapula berbagai efek positif atas pembangunan Bendung Gerak Serayu salah satunya efek setelah muka air rata sungai naik hingga sumur di sekitar Bendung Gerak sekarang ini jarang mengalami kekeringan.Demikian posting Patikraja New's mengenai efek Pembangunan Bendung Gerak Serayu yang sering dibicarakan masyarakat Desa Patikraja,semoga bermanfaat.Terimakasih.

1 comments:

Awam Bodo, MSi said...

parasoca itu ikannya seperti apa ya? baru pernah dengar nama parasoca.

Post a Comment

Mohon Tidak memberikan komentar berbau "SARA"

Patikraja New's

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
,