Thursday, 19 December 2013

Permainan tradisional anak-anak

Seiring perkembangan zaman dan kemajuan tehnologi kebiasaan hidup manusiapun berubah,suatu kewajaran jika perubahan pola kehidupan manusia dengan pola berfikirnya terpengaruh barang hasil product tehnologi.Disaat semua kegiatan hidup dipermudah dengan mesin dan elektronik,manusia terlihat semakin bodoh karena ketergantungan.Mengapa saya sebut semakin bodoh ? Karena ketergantungan terhadap sebuah mesin dan alat modern membuat manusia menutup kreatifitasnya.Semakin tergantung seseorang terhadap kemudahan yg dihasilkan dari tehnologi modern semakin tinggi faktor depresi dan keputus asaan,bahkan semakin buntu pemikiran kreatifitasnya terhadap sesuatu.Sering penulis menemukan sebuah fakta dari argumen penulis tadi,salah satunya adalah menemukan seorang pendidik di sebuah sekolah yang cenderung copy paste dari artikel sebuah blog/site di internet.Salah satu contoh semacam ini adalah wujud hilangnya kreatifitas berpikir dari seorang karena kemudahan menemukan data di internet.Coba jika modemnya lemoot dan browsing dia dalam mencari data tertunda/terganggu,dia akan uring uringan bahkan marah yang tak kuat alasan.Jikalau dia memiliki kreatifitas yang tinggi dan kemauan saerta ketidak ketergantungan tentulah dapat menulis/mengetik artikel sendiri tanpa harus copy paste data yang dia butuhkan sebagai laporan.
Kebiasaan dari sebuah ketergantungan mengkonsumsi kemudahan yang dihasilkan tehnologi berpeluang kebodohan dan kerusakan mental.Bahaya semacam ini sangat menakutkan jika terjadi pada generasi muda dan anak anak sekarang.Alangkah menakutkan kerusakan generasi mendatang yang tergantung kemudahan hasil product modern tanpa penguasaan diri dan kreatifitas.Perangkat Tehnologi digunakan sebagai sarana mempermudah segala aktifitas namun perangkat tehnologi juga berpeluang mempersulit dan mematikan sebuah kreatifitas.
Dari semua gambaran diatas sudah sangat penting artinya terobosan pendidikan tingkat sekolah menerapkan pengetahuan tentang permainan tradisional,mendidik anak dengan kegiatan membuat atau mengaplikasikan karya tangan beragam jenis permainan sederhana.Sudah sangat jarang diantara anak anak sekarang bermain tembakan peluru kertas,kebanyakan diantara anak jaman sekarang cenderung lebih asyik bermain ps atau game online.Prihatin melihat keadaan yang tengah berlangsung,penulis menuangkan sedikit gambarannya di posting blogspot kali ini.
Banyak permainan tradisional yang mendidik semasa penulis masih kecil.Ada lompat tinggi,tembakan bambu dengan peluru kertas,jibolan,gobak sodor,tik tak bambu dsb.Inti dari semua permainan tradisional adalah mendidik anak berkreasi dan mampu menyelesaikan persoalan dengan cepat.Semoga apa yang saya tulis dan bagikan di sini bisa bermanfaat bagi anda terimakasih atas kunjungan anda di blogspot saya ini.

No comments:

Post a Comment

Mohon Tidak memberikan komentar berbau "SARA"

POS TERPOPULER

Legenda Patikraja

Awal peradaban Desa Patikraja Patikraja zaman dahulu adalah lokasi penyeberangan perjalanan menuju pantai selatan.Hingga di daerah ini ...