Sunday, 19 June 2016

MEMANAGE DIRI UNTUK MEMPERKUAT UMAT




Setiap kita adalah bagian dari komunitas,jadi kita tak bisa dipisahkan begitu saja dari sebuah kelompok/mayoritas.Jika kita menyadari hal ini maka kita masin-masing sesungguhnya mampu memperkuat sebuah kelompok dengan diawali sikap disiplin diri.
Sebuah kelompok paham pastilah memiliki aturan yang mengikat dan konsukwensinya adalah tergantung kembali kepada masing-masing individu dalam kelompok tersebut.Jika kedisiplinan terjadi di tiap individu untuk melaksanakan atran yg disepakati maka loyalitas akan terbangun.
Kunci akan semua hal itu adalah "tekad" dan kesadaran diri.
Jika dalam suatu kelompok paham ada satu individu yg "ndleker" istilahnya maka dalam tubuh kelompok itu akan bisa muncul penyakit baru yg berkembang dan ditularkan dari satu individu yg "ndleker" tadi.
istilah Ndleker yg saya pakai memiliki arti sikap kebiasaan buruk yg bermacam bentuknya.Danmemiliki pengaruh negatif dalam efek atau akibatnya.
Jika setiap individu menyadari diri dan bisa bersikap disiplin melaksanakan aturan insya Alloh akan terbangun suatu suasana keharmonisan dan suasana membangun untuk berubah lebih baik lagi.
Dalam kaitan dengan judul posting saya kali ini adalah : bahwa kekuatan umat terbangun mulai dari konsukwensi dan kedisiplinan masing masing individu dalam melaksanakan ketentuan/aturan.
Hingga kelompok yg terdiri dari beberapa individu disiplin akan menguatkan wadah hingga wadah tersebut bisa kuat dan maju.
Mari setiap kita bangun diri dan tumbuhkan kedisiplinan serta loyalitas kita kepada wadah yg telah kita yakini benar itu,dan membangun sinergi serta memperkuat wadah kita, agar umat kuat dan berkembang.

No comments:

Post a Comment

Mohon Tidak memberikan komentar berbau "SARA"

POS TERPOPULER

Legenda Patikraja

Awal peradaban Desa Patikraja Patikraja zaman dahulu adalah lokasi penyeberangan perjalanan menuju pantai selatan.Hingga di daerah ini ...