Thursday, 28 September 2017

PATIKRAJA PUNYA CERITA (BUAH KEPEL & POHON KEPEL

Buah Kepel yang biasa disebut buah burahol karena buah ini memiliki nama latin Stelechocarpus burahol. 
Banyak sekali nama alias untuk buah ini ,mungkin di tiap daerah berbeda-beda.Buah kepel adalah buah yang dihasilkan oleh pohon kepel yang berbuah mengikuti musim buah Durian (sesuai apa yg selama ini penulis perhatikan) pada musim pohon durian berbuah,pohon ini juga sedang berbuah.Pohon kepel adalah pohon yang sudah masuk daftar pohon langka dan tercatat di kebun raya Bogor sebagai salah satu pohon yang dilindungi.Hasil pohon berupa buah dinamakan buah kepel karena memiliki bentuk buah yang besarnya se-kepalan tangan.Dan buah ini memiliki banyak keunikan,kulitnya alot tebal berwarna cokelat tanah berbiji besar tertata seperti daging manggis.Apa yang dikonsumsi dari buah kepel hanyalah sedikit daging buah yang menempel pada biji yang tertata rapi mengeliling seperti daging manggis atau buah jeruk yang sudah dikelupas kulitnya.
Kulit buah yang matang masih terasa pahit, ciri-ciri buah ini diketahui matang secara pasti adalah jika sudah jatuh atau jika sudah mudah jatuh jika disentuh.
Pohon ini juga memiliki keunikan saat daunnya bersemi,Daun muda pohon ini berwarna merah hingga pohon ini juga bisa disebut pohon berdaun pucuk merah (lihat gambar)

Daging pada buah kepel masak berwarna kuning kecoklat sawoan,jika sudah masak tak tahan lama.Paling lama buah ini tahan setelah masak adalah 1 malam dan esoknya daging buah sudah mulai berair dan rasa manisnya sudah mulai menghambar. Jika kadar air setelah buah itu masak lebih banyak maka buah ini tak enak dimakan.Jika sudah mulai berair buah ini biasanya digunakan untuk luluran bagi para wanita jaman dahulu.
Pohon Buah kepel ada di Desa Patikraja,tepatnya di rumah penulis blogspot Patikraja New's ini.Juga ada di beberapa rumah sekitar rumah Patikraja New's.Jika Anda ingin mengetahui secara pasti rumah Patikraja New's bisa Anda lakukan dengan browsing di google dengan keyword pencarian Patikraja New's maka akan langsung diketahui dari browser Anda.

Asal-usul Pohon kepel di rumah saya (penulis) adalah dari orang tua turun temurun.Menurut cerita orang tua bahwa pohon itu pada zaman dahulu cuma dimiliki oleh keluarga keraton Yogyakarta atau orang dekat kerabat dari keraton tersebut atau orang yg pernah berkunjung ke keraton .Menurut cerita disebutkan bahwa buah kepel adalah buah yang dagingnya digunakan untuk luluran kulit para wanita keraton.
Selain apa yang sudah tersebut diatas banyak manfaat daun dan buah kepel.Manfaat daun dan buah kepel salah satunya adalah menurunkan tekanan darah tinggi.Daun bisa digunakan untuk melawan asam urat,berdasarkan pengalaman ada beberapa orang yang bisa sembuh gara-gara rajin dan rutin meminum air rebusan daun kepel.
Banyak orang yang sudah datang ke rumah untuk memita daun juga meminta buah kepel yang katanya untuk mengobati penyakit mereka,namun saya sebagai penulis hanya merekomendasikan beberapa kemanfaatan berdasarkan hasil nyata yaitu : untuk pengobatan asam urat,untuk mengobati atau menurunkan tekanan darah tinggi.

Demikian informasi dan cerita tentang buah kepel,tawaran bagi pembaca adalah jika Anda berminat mencoba menggunakan buah dan daun ini untuk pengobatan,silahkan datang ke rumah saya di Patikraja.Juga jika Anda berminat ingin ikut serta melestarikan pohon langka ini,silahkan bisa datang ke tempat saya di Patikraja geratis semoga menjadi ladang amal dan pahala kami aamiin.










No comments:

Post a Comment

Mohon Tidak memberikan komentar berbau "SARA"

POS TERPOPULER

Legenda Patikraja

Awal peradaban Desa Patikraja Patikraja zaman dahulu adalah lokasi penyeberangan perjalanan menuju pantai selatan.Hingga di daerah ini ...