Tuesday, 18 December 2012

SMPN 1 Patikraja Banyumas- Jawa Tengah (Dalam meningkatkan pelayanan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan yang diunggulkan)

Cuplikan berita tentang SMP Negeri 1 Patikraja di http://seputarnusantara.com/?p=14135
Dalam meningkatkan pelayanan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan yang diunggulkan, Undang-undang dan peraturan tentang peranan pemerintah serta masyarakat dalam realisasinya memang sangat di butuhkan sekolah dan kalau saja kenyataan benar masyarakat dan pemerintah mau mensukseskan program pendidikan, hal ini bisa menjadi pemacu keunggulan siswa dan sekolah.
Slamet S.pd, M.pd, selaku kepala sekolah SMPN 1 Patikraja membeberkan peran pemerintah untuk menggratiskan biaya pendidikan memang sangat menguntungkan masyarakat,  tapi hal ini menjadi imbas dampak tidak terpenuhinya sarana dan prasarana sekolah seperti untuk program IT Multimedia dan perbaikan gedung-gedung sekolah yang rusak, dan sebenarnya dalam meningkatkan mutu sekolah untuk menuju SSN dan RSBI suatu sekolah membutuhkan sarana prasarana dan Gedung  yang memadai.
Kalau saja Program Pemerintah dalam menggratiskan siswa baru tanpa biaya apapun sebagai gantinya berimbang dengan pemberian bantuan dari pemerintah kepada sekolah untuk gedung serta sarana dan prasana, tentunya tidak menjadi beban sekolah dalam mencari dana untuk meningkatkan mutu pendididkan serta keunggulan sekolah yang memerlukan biaya yang cukup lumayan banyak. Pada intinya perhatian dari pemerintah sangat dibutuhkan dan harus melihat fakta sebenarnya dilapangan.
Multimedia sekolah
Dalam hal ini Slamet S. Pd, M. Pd, menambahkan perhatian pemerintah kepada sekolah harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan – kebutuhan sekolah bisa di ketahui dan kebutuhan tersebut harus terpenuhi. Tanpa harus mencari dari wali murid, apalagi ada larangan yang tertera di Permendikbud No. 60 tahun 2011, hal itu kemungkinan  menjadi beban pihak sekolah dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan menuju ke SSN.

Selenting Tanggapan penulis Patikraja New's
Beratnya beban pihak sekolah dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan menuju SSN perlu peran serta masyarakat membantu dalam hal ini (terutama) mereka yang bersinggungan langsung maupun tak langsung dengan sekolah.Ada suatu cara yang mungkin bisa dijadikan sarana untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah menuju SSN,yaitu dengan cara membentuk semacam paguyuban alumni SMP Negeri 1 Patikraja.Paguyuban ini mengadakan temu kangen dan rembug guna kegiatan sosial untuk sekolah.Mungkin berupa bea-siswa bagi yang berprestasi atau bantuan bagi yang kurang mampu.Juga bisa dilakukan semacam dana sosial membantu pembangunan prasarana baik gedung maupun alat multimedia yang dibutuhkan siswa.
Demikian sedikit tanggapan mengenai berita terkait SMP Negeri 1 Patikraja pada http://seputarnusantara.com/?p=14135

Wednesday, 12 December 2012

Temu Kangen Alumni SMP Negeri 1 Patikraja (Angkatan pertama/tahun 1977)

Pemberitahuan Sekaligus Undangan :
Rencana Panitia Reuni SMP Negeri 1 Patikraja angakatan kelulusan tahun 1979-1980 (Angkatan pertama) akan mengadakan temu kangen pada hari minggu,tanggal 30 Desember 2012 pagi di SMP Negeri 1 Patikraja.
Bagi yang merasa angkatan kelulusan tersebut mohon menghubungi :
Ketua Panitia Bp Gunadi no Hp 081327 032 599
Humas Bp Kartam (1A) no Hp 081 327 068 914
Humas 2 sdr Syamsu / UU (1B) no Hp 081 548 832 557
Humas 3 Gani FS (1c) No Hp 085 291 238 355
informasi ini dianggap sebagai Undangan resmi dari Panitia.
Terimakasih,Mohon informasi ini disampaikan kepada rekan yang lain.
Demikian Patikraja New's melaporkan.

Monday, 15 October 2012

"Budz Burger" Patikraja

Intermezo :
Selamat Datang di Desa Patikraja,selamat menikmati segala makanan siap saji yang dijual para pedagang
di wilayah Desa Patikraja.Bagi anda yang belum pernah berkunjung ke Desa Patikraja,tentunya belum pernah merasakan keakraban sapaan para pedagang Patikraja.
Anda merasa penasaran ? kami tunggu kunjungan Anda di Desa Patikraja.
Posting Patikraja New's kali ini adalah memenuhi permintaan seorang pedagang makanan siap saji yang berdagang di Desa Patikraja.


Burger rasa istimewa ternyata tak hanya tersaji di Restoran,cafe,mall dsb tapi Burger istimewa rasa mantapz bisa Anda temukan dan dapatkan di sebuah kios kecil di pertigaan depan Masjid Baithul Muslimin Patikraja.Rasanya Mantapz harganya terjangkau..."HARGA KAMPUNG" boleh dikata demikian.
Budz Burger Patikraja memberikan service "Delivery Order" bisa Call langsung ke 0821790676.


Budz Burger mampu memenuhi harapan selera anda mengenai cita rasa Burger istimewa.

Thursday, 11 October 2012

Dampak Pembangunan Bendung Gerak Rawalo Bagi Masyarakat Patikraja

Setiap Pembangunan Bendungan mengakibatkan dampak positif dan negatif bagi masyarakat sekitarnya,dalam hal ini dampak pembangunan Bendung Gerak Serayu yang terletak di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.Penulis disini tidak akan membeberkan dampak secara teknis dan keilmu-an namun ingin menceriterakan dampak pembangunan Bendung Gerak Serayu tersebut dari data dilapangan dan hasil komunikasi dengan masyarakat sekitar terutama masyarakat Desa Patikraja.
Ulasan : Manusia adalah mahluk biotik yang mana mereka sangat bergantung terhadap biotik dan abiotik yang ada disekitarnya. Sungai adalah kehidupan bagi mahluk yang ada di daratan, dimana air merupakan kebutuhan mutlak untuk kelansungan mahluk hidup. Bagi mahluk hidup yang ada di bumi, Allah SWT telah menciptakan dunia dan isinya sesuai dengan koodratnya yang dibutuhkan bagi penghuninya. Tetapi, manusia mengubah itu semua tanpa mempertimbangkan dengan matang apa dampak yang ditimbulkan terhadap keseimbangan bumi ini. Alasan yang sangat logis mengapa manusia banyak mengubah aliran sungai menjadi sebuah waduk ataupun danau karena di dalam suatu sungai terdapat energi yang sangat besar yang dibutuhkan manusia.Namun di sisi lain pembangunan bendungan ini membawa dampak negatif bagi ekosistem asli/alami yang sudah ada dan yang telah berlangsung sebelum bendungan ini dibuat
Dalam hal ini Penulis ingin menyampaikan sedikit keluhan warga yang sering terdengar terutama mereka-mereka yang saat sebelum bendung Gerak itu dibangun mencari pendapatan dari hasil sungai.Salah satu contohnya adalah pencari ikan/nelayan sungai merasa kehilangan pendapatan karena kurangnya dan hilangnya beberapa jenis spesies ikan yang dahulu mendominasi dan menjadi salahsatu ciri khas kekayaan sungai Logawa Patikraja.
Karena sesungguhnya bendungan bisa menghalangi jenis ikan- ikan tertentu yang melintas bebas, atau membuat mereka bisa lewat tetapi tidak mampu kembali lagi. Akhirnya ada beberapa jenis ikan yang terancam punah dan sekarang ini sudah punah keberadaanya di Sungai Logawa Patikraja..Ada beberapa jenis ikan yang sekarang ini punah slah satunya adalah ikan "boso" *red.Ikan ini pada masa sebelum pembangunan Bendung gerak Serayu adalah ikan yang paling mendominasi jumlahnya dan sangat digemari masyarakat di sepanjang jalur Sungai Logawa.Ikan ini termasuk jenis ikan migrator/jenis ikan yang bertelur di hulu dan berkembang kemudian akan kembali ke habitat asalnya di pantai/air payau sekitar muara sungai dan laut.Ada juga jenis-jenis ikan yang saat ini tak pernah terlihat/tertangkap oleh masyarakat yaitu : ikan Braskap,Tambra,Parasoca,Udang watang (nama nama tersebut berdasarkan bahasa masyarakat Desa Patikraja)
Keluhan lain masyarakat Patikraja salah satunya adalah karena efek Muka Air Rata (MAR) setelah pembangunan Bendung Gerak Serayu.Terbendungnya Sungai Serayu mengakibatkan tingginya air hingga menimbulkan keadaan kedalaman sungai-sungai yang bermuara di sungai Serayu,salah satunya sungai logawa Patikraja,ini berakibat langsung bagi para penggali pasir dan batu.Mereka merasa kesulitan jikalau bisa menggali pasir,mutu pasir saat ini kurang diminati karena kadar lumpur berlebih pada pasir mengurangi kwalitas pasir itu sendiri.Endapan yang diakibatkan terbendungnya sungai mempengaruhi kwalitas pasir yang diharapkan dan menjadikan status "Ladu" (bahasa masyarakat Patikraja).
Dari berbagai efek yang telah disampaikan ternyata adapula berbagai efek positif atas pembangunan Bendung Gerak Serayu salah satunya efek setelah muka air rata sungai naik hingga sumur di sekitar Bendung Gerak sekarang ini jarang mengalami kekeringan.Demikian posting Patikraja New's mengenai efek Pembangunan Bendung Gerak Serayu yang sering dibicarakan masyarakat Desa Patikraja,semoga bermanfaat.Terimakasih.

Tuesday, 9 October 2012

Patikraja Dalam Strategi Kuatkan Daya Tawar Desa

Melihat keadaan sosial ekonomi Masyarakat Desa Patikraja dalam kurun 5 Tahun terakhir ini,Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik Desa baik secara pemerintahan maupun secara swadaya masyarakat termasuk dalam kondisi yang pesat memenuhi kemajuan jaman.Tingkat keterbukaan masyarakat Desa Patikrajapun semakin Baik ditandai masuknya beberapa jenis usaha yang memberikan sokongan kemajuan zaman.Berdirinya beberapa Unit Bank swasta di wilayah Desa Patikraja merupakan suatu bukti keterbukaan masyarakat Patikraja dalam menerima investasi dari pihak luar.Menghadapi kemajuan keadaan yang semakin baik dengan waktu yang cepat,seyogyanya Masyarakat Desa Patikraja sudah mulai memikirkan dengan serius kekuatan daya saing dirinya melawan kemajuan zaman.
Satu cara yang mudah dan mungkin sudah berjalan adalah membentuk komunitas pelaku pasar,baik paguyuban masyarakat pedagang,maupun paguyuban masyarakat pelaku pasar lainnya yang bersinggungan langsung dengan kegiatan proses perekonomian.Petani dan pengelola bahan panganpun seyogyanya memiliki suatu wadah yang selalu berkordinasi dengan baik dan serasi,Guna menghindari ketimpangan kebutuhan pasar di wilayah Patikraja.
Melihat fakta bahwa : Sektor pertanian memberikan kontribusi 19,1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dari keseluruhan sektor perekonomian Indonesia. Meski secara absolut masih lebih kecil dari sektor lainnya–jasa (43,5 prosen dan manufaktur (23,9 persen), namun sektor pertanian merupakan penyerap tenaga kerja terbesar, yaitu sebesar 47,1 prosen.
Dan melihat keadaan secara Nasional Indonesia adalah bahwa "Sebagian besar wilayah pertanian berada di daerah perdesaan. Tak bisa dipungkiri, warga desa sangat tergantung pada sektor hasil bumi dan rempah-rempah. Sementara itu, warga kota punya ketergantungan pada suplai hasil bumi dari desa. Seharusnya desa mampu memanfaatkan hasil bumi tersebut sebagai alat untuk bernegosiasi dengan pihak lain".
Menilik keterangan yang tersebut diatas,keadaan Desa Patikraja dengan aset sebuah Pasar,memungkinkan laju perekonomian di wilayah Patikraja berputar dengan cepat.Tinggal bagaimana masyarakat Patikraja memanfaatkan potensi ini.Jikalau masyarakat petani mampu lebih produktif dengan memanfaatkan setiap lahan supaya menghasilkan secara maksimal,maka kemudahan akan didapatkan dan masyarakat Petani Desa Patikraja mampu memberikan pasokan kebutuhan Pasar dan pengadaan hasil pertanian daerah lain akan berkurang.Mengapa penulis mengajukan idea semacam ini,karena kebiasaan memasok dan mendatangkan kebutuhan pasar dari hasil pertanian daerah lain mempengaruhi harga jual di Pasar desa Patikraja dan ini berarti harga harga yang ada di pasar Patikraja tergantung sepenuhnya dari daerah lain.Akan semakin baik jika masyarakat mampu bermain dalam harga Pasar untuk lebih terjangkau oleh masyarakat konsumen Patikraja.Paling tidaknya segala kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
Kelangkaan barang pernah dan seringkali  terjadi sebagai contoh kecil pernah terjadi kelangkaan barang berupa bekatul (dedek) karena pemain pasar lebih cenderung bermain diluar wilayah Patikraja.Seandainya saja sudah terbentuk komunitas pelaku pasar dengan konsukwensi kesejahteraan masyarakat,maka hal-hal semacam ini tak perlu terjadi dalam wilayah Patikraja yang merupakan wilayah pertanian.
Semikian sedikit gambaran bagaimana strategi Day Tawar Desa Patikraja kepada dunia luar.Jikalau segala strategi dapat dicapai maka daya tawar Desa Patikraja akan lebih baik dan memungkinkan pelaku pasar dari daerah lain akan masuk dan lebih memberikan income terhadap perekonomian Patikraja.
Mungkin Dari berbagai strategi tak tersebutkan di sini dan penulis yakin dengan kebersamaan dan solidaritas masyarakat Patikraja ber-guyub membangun dan dengan semangat kegotong-royongan,maka akan tercapai kemakmuran bersama.

Saturday, 6 October 2012

"PATIKRAJA GUYUB" di facebook


Bagi Anda para pengunjung Patikraja New's terutama yang masih ada kaitan erat dengan Desa Patikraja,silahkan Anda bergabung di "Patikraja Guyub" di facebook.Grup ini merupakan salah satu dari beberapa grup interaksi masyarakat Patikraja di facebook.Mungkin bisa anda temukan beberapa grup di facebook yang mempunyai label/judul terkait dengan Patikraja,namun pada grup ini aktifitas masyarakat Desa Patikraja sangat aktif.Bahkan interaksi di dalamnya sering dilakukan acara temu kangen/kumpul bareng di suatu tempat yang ditentukan oleh pengurus grup ini.
Seperti kalimat yang digunakan sebagai keterangan grup Patikraja Guyub adalah sbb:
Mangga sedulur2 sing asalé sekang Desa Patikraja, utamané sing agi padha koréh golét pangan nang paran, lan uga kanggo kabéh sedulur2 se-Desa Patikraja, mayuh padha rubungan lan dopokan kanti akrab lan temtuné semedulur. Angger padha bisa njaga paseduluran kanti guyub lan rukun, tulih jan rasané nikmat ora éram.
Inyong tek crita mundur sedhéla ya... :)
Winginané, dinané minggu, tanggalé 27 November 2011, pas barengan karo taun baru Islam 1 Muharam 1433 Hijriah, lan taun jawa 1 Syura 1945, nembé baé de anakna silaturahim sedulur2 sing asalé sekang Patikraja. Panggonan silaturahim nang Soto Eling-Eling Tebet - Jaksel. Syukur alhamdulillah, sedulur2 sing kersa rawuh nang acara silaturahim kuwé mau kabé ana wong 20 (rongpuluh). Jan inyong dhéwék ora ngira babar pisan, lamona bakal kaleksanan kanti sukses lan bungah kanggo kabéh sing wis rawuh.

Pengarepané inyong, muga2 'Patikraja Guyub' sing wis kebentuk kuwé mau, bisa migunani kanggo srana ngraketaken paseduluran. Jalaran nék mung gawé srana kayané tah gampang, ning sing angél kuwé golé njagani bén srana paguyuban lan paseduluran kiyé mau bisa langgeng lan syukur2 tambah semanger.

Sing ora kurang wigatiné, mayuh sedulur padha sing pinter golé bersyukur, kon supayané Gusti Allah ngijabaih sedulur masyarakat Patikraja, padha dadi wong sing luhur lan uripé makmur.. Bahagia nang ndunya lan akherat, amin.

Welinge inyong maring kabéh sedulur Patikraja, mayuh padha sing guyub lan sing rukun.

Nuwun,


Jika Anda berkenan gabung terutama masyarakat Desa Patikraja dan eks Masyarakat Desa Patikraja yang berada di luar wilayah Desa Patikraja dan memiliki account facebook,dapat anda klik link di bawah ini :
www.facebook.com/groups/patikrajaguyub
Ada juga Blog interaktip bagi grup ini dan dapat anda kunjungi di http://www.patikraja-guyub.blogspot.com/
Demikian sedikit informasi yang penulis sampaikan semoga dapat bermanfaat baik bagi anda,terimakasih.

Saturday, 22 September 2012

Perlunya Merencanakan Ruang Terbuka Hijau di Desa Patikraja

Ruang terbuka adalah ruang yang bisa diakses oleh masyarakat baik secara langsung dalam kurun waktu terbatas maupun secara tidak langsung dalam kurun waktu tidak tertentu. Ruang terbuka itu sendiri bisa berbentuk jalan, trotoar, ruang terbuka hijau seperti taman kota, hutan dan sebagainya.
Berdasarkan Undang-Undang Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2007 Tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan pada Pasal 6 jenis RTHKP meliputi :
a. taman kota;
b. taman wisata alam;
c. taman rekreasi;
d. taman lingkungan perumahan dan permukiman;
e. taman lingkungan perkantoran dan gedung komersial;
f. taman hutan raya;
g. hutan kota;
h. hutan lindung;
i. bentang alam seperti gunung, bukit, lereng dan lembah;
j. cagar alam;
k. kebun raya;
l. kebun binatang;
m. pemakaman umum;
n. lapangan olah raga;
o. lapangan upacara;
p. parkir terbuka;
q. lahan pertanian perkotaan;
r. jalur dibawah tegangan tinggi (SUTT dan SUTET);
s. sempadan sungai, pantai, bangunan, situ dan rawa;
t. jalur pengaman jalan, median jalan, rel kereta api, pipa gas dan pedestrian;
Tujuan, Peranan dan Manfaat Ruang Terbuka Hijau
Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia mengeluarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 1988 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Wilayah Perkotaan, dengan tujuan sebagai berikut :
a. meningkatkan lingkungan hidup perkotaan yang nyaman, segar, indah, bersih dan sebagai sarana pengaman lingkungan perkotaan
b. menciptakan keserasian lingkungan alam dan lingkungan binaan yang berguna untuk kepentingan masyarakat
Dalam kaitan ini,penulis meraba dan merenung selama ini hingga terbit suatu pemikiran dan kesimpulan bahwa sudah saatnya Masyarakat Desa Patikraja bekerjasama dengan Pemerintahan Desa  merencanakan dan menentukan lokasi/wilayah yang akan ditetapkan sebagai Ruang Terbuka Hijau, kemudian ditetapkan dalam bentuk keputusan Desa yang mengikat.
Mengapa demikian ? karena perkembangan Desa Patikraja saat ini termasuk pesat dan dimungkinkan pembangunan tersebut akan kurang terkendali.Dalam artian kurang terkendali disini adalah bersinggungan dengan "Ramah Lingkungan".Saat ini saja sudah termasuk jarang pohon besar tersisa di wilayah Desa Patikraja.Pohon di sekitar Makam saja sudah banyak  yang ditebang,hingga terlihat gersang dan tak teduh lagi.Ini terjadi pada tahun 80-an,Pohon Trembesi (Besi) di lokasi makam ditebang dan tidak menyisakan satu pohonpun dari jenis ini,yang sekarang ada adalah pohon trembesi dari pertumbuhan sisa akar pohon yang telah ditebang.Dan inipun hanya satu-satunya.
Jika tidak dimulai dari sekarang tentang perencanaan dan penetapan Ruang Terbuka Hijau,maka roda pembangunan akan melindas dan kita tak sempat lagi berebut lokasi yg tepat untuk masalah ini.Dari pandangan penulis mengenai kesadaran menjaga lingkungan di Desa Patikraja,jujur penulis nilai kurangnya kesadaranmembuang sampah pada tempatnya.Karena masih saja penulis saksikan pelaku tak bertanggungjawab membuang sampah sembarangan ke lokasi Bantaran sungai Logawa Patikraja.Penulis merasa optimis jika Masyarakat beserta pemerintahan Desa Patikraja serius menyelesaikan masalah lingkungan dan bisa menetapkan jalur hijau desa,maka kesadaran masyarakat akan tumbuh dan kondisi asri akan dinikmati generasi Desa Patikraja sekarang dan selanjutnya.
Terimakasih atas perhatian pembaca Blog Patikraja New's,semoga apa yang disajikan di sini memberi manfaat baik bagi anda semua.

Thursday, 9 August 2012

Patikraja New's Palsu (konfirmasi untuk keluhan pembaca Patikraja New's)


Posting Patikraja New's Kali ini adalah untuk memberikan informasi serta konfirmasi mengenai munculnya sebuah Blog Patikraja New's palsu yang dibuat oleh orang kurang bertanggungjawab.Entah apa alasan dan maksud yang tersembunyi orang tersebut hingga membuat duplikat Blog ini.Ada kekurang bijakan orang tersebut telah mengisi kolom chat box pada sisi kiri tampilan blog Patikraja New's dengan kalimat dan ucapan kasar.Posting ini penulis lakukan karena banyaknya email dan pemberitahuan masuk memberitahukan bahwa telah muncul sebuah Blog palsu Patikraja New's,alamat url : http://halilintarmabur.blogspot.com/
Bagi pengunjung setia dan pembaca setia Patikraja New's untuk tidak terpancing dengan perbuatan orang tak bertanggungjawab tsb.Saya sebagai Penulis Patikraja New's hanya berdoa semoga pembuat blog duplikat yang telah memberikan komentar chatbox dengan kata-kata kasar untuk dibukakan pintu hidayah hingga tak melakukan suatu hal yang kurang baik dan kurang bijak.Demikian Posting singkat penulis untuk menjawab semua keluhan yang masuk ke email penulis,serta banyaknya teman dan kerabat yang telah memberitahukan tentang adanya duplikat Patikraja New's ini secara langsung ataupun via facebook,semoga dapat dijadikan perhatian semua.Terimakasih.

Sunday, 22 July 2012

Perbedaan Penetapan Awal Puasa Ramadhan 1433 Hijriyah Disikapi Dengan Iman Oleh Masyarakat Patikraja

Perbedaan penetapan awal Ramadhan sering menimbulkan kebingungan masyarakat awam,namun ternyata di Desa Patikraja perbedaan penetapan awal Ramadhan tahun 1433 Hijriyah tidak menjadi kontrofersi yang membawa efek kemasyarakatan.Sedangkan mengenai mengapa terjadi perbedaan tersebut banyak juga yang belum mengerti secara benar.Hanya toleransi yang tinggi yang masih kental di Masyarakat Patikraja-lah yang mampu memperkuat tali silaturahmi dan kegotong royongan.Ada memang banyak juga masyarakat Patikraja mengerti secara pasti alasan dan dasar mengapa terjadi perbedaan,namun tidak lebih dari 40 %.Kondisi seperti ini harus dimaklumi dan diharapkan tak ada yang menyulut dengan merasa paling benar dengan pendapatnya,sebab ketaatan masyarakat Desa Patikraja mengikuti hasil Sidang istbat pemerintah sebagai salah satu ujud ketaatan terhadap pemimpin dan negara masih kuat dan ini menjadi ciri khas tersendiri dari penduduk Patikraja yang masih kuat rasa kegotong-royongan dan ke-nasionalisme-annya.
Lalu bagaimanakah sesungguhnya dasar yang digunakan masing-masing dalam menentukan awal Ramadhan maupun awal bulan Syawal ? di bawah ini penjabarannya..

Hisab yang dipakai Muhammadiyah adalah hisab wujud al hilal, yaitu metode menetapkan awal bulan baru yang menegaskan bahwa bulan Qamariah baru dimulai apabila telah terpenuhi tiga parameter: telah terjadi konjungsi atau ijtimak, ijtimak itu terjadi sebelum matahari terbenam, dan pada saat matahari terbenam bulan berada di atas ufuk. Sedangkan argumen mengapa Muhammadiyah memilih metode hisab, bukan rukyat, adalah sebagai berikut.

Pertama, semangat Al Qur’an adalah menggunakan hisab. Hal ini ada dalam ayat “Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan” (QS 55:5). Ayat ini bukan sekedar menginformasikan bahwa matahari dan bulan beredar dengan hukum yang pasti sehingga dapat dihitung atau diprediksi, tetapi juga dorongan untuk menghitungnya karena banyak kegunaannya. Dalam QS Yunus (10) ayat 5 disebutkan bahwa kegunaannya untuk mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu.

Kedua, jika spirit Qur’an adalah hisab mengapa Rasulullah Saw menggunakan rukyat? Menurut Rasyid Ridha dan Mustafa Az Zarqa, perintah melakukan rukyat adalah perintah ber-ilat (beralasan). Ilat perintah rukyat adalah karena ummat zaman Nabi saw adalah ummat yang ummi, tidak kenal baca tulis dan tidak memungkinkan melakukan hisab. Ini ditegaskan oleh Rasulullah Saw dalam hadits riwayat Al Bukhari dan Muslim,“Sesungguhnya kami adalah umat yang ummi; kami tidak bisa menulis dan tidak bisa melakukan hisab. Bulan itu adalah demikian-demikian. Yakni kadang-kadang dua puluh sembilan hari dan kadang-kadang tiga puluh hari”. Dalam kaidah fiqhiyah, hukum berlaku menurut ada atau tidak adanya ilat. Jika ada ilat, yaitu kondisi ummi sehingga tidak ada yang dapat melakukan hisab, maka berlaku perintah rukyat. Sedangkan jika ilat tidak ada (sudah ada ahli hisab), maka perintah rukyat tidak berlaku lagi. Yusuf Al Qaradawi menyebut bahwa rukyat bukan tujuan pada dirinya, melainkan hanyalah sarana. Muhammad Syakir, ahli hadits dari Mesir yang oleh Al Qaradawi disebut seorang salafi murni, menegaskan bahwa menggunakan hisab untuk menentukan bulan Qamariah adalah wajib dalam semua keadaan, kecuali di tempat di mana tidak ada orang mengetahui hisab.

Ketiga, dengan rukyat umat Islam tidak bisa membuat kalender. Rukyat tidak dapat meramal tanggal jauh ke depan karena tanggal baru bisa diketahui pada H-1. Dr.Nidhal Guessoum menyebut suatu ironi besar bahwa umat Islam hingga kini tidak mempunyai sistem penanggalan terpadu yang jelas. Padahal 6000 tahun lampau di kalangan bangsa Sumeria telah terdapat suatu sistem kalender yang terstruktur dengan baik.

Keempat, rukyat tidak dapat menyatukan awal bulan Islam secara global. Sebaliknya, rukyat memaksa umat Islam berbeda memulai awal bulan Qamariah, termasuk bulan-bulan ibadah. Hal ini karena rukyat pada visibilitas pertama tidak mengcover seluruh muka bumi. Pada hari yang sama ada muka bumi yang dapat merukyat tetapi ada muka bumi lain yang tidak dapat merukyat. Kawasan bumi di atas lintang utara 60 derajad dan di bawah lintang selatan 60 derajad adalah kawasan tidak normal, di mana tidak dapat melihat hilal untuk beberapa waktu lamanya atau terlambat dapat melihatnya, yaitu ketika bulan telah besar. Apalagi kawasan lingkaran artik dan lingkaran antartika yang siang pada musim panas melabihi 24jam dan malam pada musim dingin melebihi 24 jam.

Kelima, jangkauan rukyat terbatas, dimana hanya bisa diberlakukan ke arah timur sejauh 10 jam. Orang di sebelah timur tidak mungkin menunggu rukyat di kawasan sebelah barat yang jaraknya lebih dari 10 jam. Akibatnya, rukyat fisik tidak dapat menyatukan awal bulan Qamariah di seluruh dunia karena keterbatasan jangkauannya. Memang, ulama zaman tengah menyatakan bahwa apabila terjadi rukyat di suatu tempat maka rukyat itu berlaku untuk seluruh muka bumi. Namun, jelas pandangan ini bertentangan dengan fakta astronomis, di zaman sekarang saat ilmu astronomi telah mengalami kemajuan pesat jelas pendapat semacam ini tidak dapat dipertahankan.

Keenam, rukyat menimbulkan masalah pelaksanaan puasa Arafah. Bisa terjadi di Makkah belum terjadi rukyat sementara di kawasan sebelah barat sudah, atau di Makkah sudah rukyat tetapi di kawasan sebelah timur belum. Sehingga bisa terjadi kawasan lain berbeda satu hari dengan Makkah dalam memasuki awal bulan Qamariah. Masalahnya, hal ini dapat menyebabkan kawasan ujung barat bumi tidak dapat melaksanakan puasa Arafah karena wukuf di Arafah jatuh bersamaan dengan hari Idul Adha di ujung barat itu. Kalau kawasan barat itu menunda masuk bulan Zulhijah demi menunggu Makkah padahal hilal sudah terpampang di ufuk mereka, ini akan membuat sistem kalender menjadi kacau balau

Argumen-argumen di atas menunjukkan bahwa rukyat tidak dapat memberikan suatu penandaan waktu yang pasti dan komprehensif. Dan karena itu tidak dapat menata waktu pelaksanaan ibadah umat Islam secara selaras diseluruh dunia. Itulah mengapa dalam upaya melakukan pengorganisasian system waktu Islam di dunia internasional sekarang muncul seruan agar kita menggunakan hisab dan tidak lagi menggunakan rukyat. Temu pakar II untuk Pengkajian Perumusan Kalender Islam (Ijtima’ al Khubara’ as Sani li Dirasat Wad at Taqwimal Islami) tahun 2008 di Maroko dalam kesimpulan dan rekomendasi (at Taqrir al Khittami wa at Tausyiyah) menyebutkan: “Masalah penggunaan hisab: para peserta telah menyepakati bahwa pemecahan problematika penetapan bulan Qamariah di kalangan umat Islam tidak mungkin dilakukan kecuali berdasarkan penerimaan terhadap hisab dalam menetapkan awal bulan Qamariah, seperti halnya penggunaan hisab untuk menentukan waktu-waktu shalat”.

demikian pendapat menurut penganut hisab seperti ormas Muhammadiyah dll.
(Sumber :http://fimadani.com/mengapa-muhammadiyah-menggunakan-metode-hisab/)

Ulasan Pendapat dengan berpegang Ru'yat dari seorang ulama :

Ketika kita mendengar informasi ru’yat, tidak jarang diantara kaum muslim menolak berita tersebut dengan alasan: secara astronomi bulan tidak mungkin wujud atau muncul di daerah tersebut, dengan alasan waktu ijtima’ yang terlalu pendek, ketinggian bulan yang tidak sampai 4 derajat, dan sebagainya. Mereka menyatakan, bahwa hasil ru’yat semacam itu wajib ditolak oleh kaum muslim. Sebab, secara astronomi bulan belum mungkin terlihat atau wujud di daerah tersebut.

Pendapat semacam ini harus ditolak, bahkan telah bertentangan dengan nash-nash syara’. Untuk menepis keraguan mengenai masalah ini, kami perlu memberikan penjelasan kepada kaum muslim sebagai berikut:

Pertama, metode syar’iy untuk menetapkan awal dan akhir Ramadhan adalah ru’yat (observasi mata secara langsung), bukan hisab. Dengan kata lain, penetapan hilal harus didasarkan pada kesaksian seorang adil yang menyaksikan bulan secara langsung, bukan berdasarkan perhitungan. Sedangkan jumlah saksi, syara’ telah menetapkan, bahwa kesaksian dalam masalah ru’yatul hilal cukup dilakukan oleh seorang yang adil. Ini didasarkan pada riwayat berikut ini:

“Telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata: Ada seorang Arab mendatangi Rasulullah saw dan berkata: ‘Aku telah melihat bulan (hilal), yakni bulan Ramadhan.’ Kemudian Rasulullah Saw bertanya: ‘Apakah engkau telah bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah?’ Laki-laki itu menjawab: ‘Benar’. Rasulullah bertanya lagi: ‘Apakah engkau bersaksi bahwa Muhammad itu Rasulullah?’ Laki-laki itu menjawab: ‘Benar’. Rasulullah Saw bersabda: ‘Wahai Bilal, berdirilah dan kumandangkan azan, dan beritahukanlah agar mereka (kaum Muslim) puasa besok.”

Dengan demikian, penetapan awal dan akhir Ramadhan harus ditetapkan berdasarkan kesaksian seorang saksi adil yang menyatakan bahwa ia telah melihat bulan dengan mata kepalanya sendiri, bukan berdasarkan bukti-bukti yang dzanniy (misalnya hisab). Sebab, seseorang tidak boleh memberikan kesaksian kecuali didasarkan pada sesuatu yang menyakinkan. Dengan kata lain, seseorang sah bersaksi jika ia menyaksikan sendiri tanpa ada sedikitpun keraguan. Kesaksian tidak sah, jika dibangun di atas bukti yang masih dzan (keraguan) (Sayyid Sabbiq, Fiqh al-Sunnah; Ahmad Da’ur, Ahkaam al-Bayyinaat; dan lain-lain). Rasulullah Saw telah bersabda kepada para saksi:

“Jika kalian melihatnya seperti kalian melihat matahari, maka bersaksilah. (Namun) jika tidak, maka tinggalkanlah.” (Ahmad al-Da’ur, al-Ahkaam al-Bayyinaat, hal.6, 1965, tanpa penerbit).

Berdasarkan hadits-hadits di atas kita bisa menyimpulkan bahwa penetapan awal dan akhir Ramadhan harus ditetapkan berdasarkan bukti-bukti syar’iy, bukan berdasarkan bukti-bukti non syar’iy. Allah SWT tidak memerintahkan kita untuk mengawali dan mengakhiri Ramadlan dengan bukti-bukti astronomis yang masih dzanniy. Bahkan, kalkulasi astronomis tidak boleh digunakan sebagai bukti untuk membuat kesaksian rukyatul hilal. Astronom dilarang bersaksi, jika ia tidak menyaksikan sendiri, atau mempunyai bukti yang menyakinkan. Seorang qadliy wajib menolak kesaksiannya. Sebab, kesaksian hanya bisa diajukan jika didasarkan pada bukti-bukti yang menyakinkan. Padahal, kalkulasi hisab bukanlah bukti yang menyakinkan, dan masih mengandung keraguan. Oleh karena itu, seseorang dilarang bersaksi telah merukyat hilal, berdasarkan bukti kalkulasi hisab.

Benar, hasil pantauan bulan yang didasarkan pada hisab tidak boleh dijadikan bukti untuk memberikan kesaksian. Sebab, ahli hisab tidak menyandarkan kesaksiannya pada sesuatu yang bersifat pasti (menyakinkan), atau melakukan observasi secara langsung (melihat). Mereka menetapkan hilal hanya berdasarkan perhitungan-perhitungan yang tidak menyakinkan. Untuk itu, secara syar’iy, mereka tidak boleh memberikan kesaksiannya tentang rukyatul hilal. Hanya orang yang menyaksikan secara langsung saja yang boleh memberikan kesaksiannya. Ini didasarkan pada sabda Rasulullah Saw, “Jika kalian melihatnya seperti melihat matahari, maka bersaksilah, jika tidak tinggalkanlah.”

Sesungguhnya, ahli hisab tidak menyaksikan bulan secara langsung. Ia hanya menyandarkan pada perhitungan-perhitungan yang bersifat dzanniy. Sebab, meskipun mereka mengklaim perhitungan hisabnya memiliki akurasi yang tinggi, akan tetapi tetap saja tidak menyakinkan (absolut). Lebih-lebih lagi ilmu hisab tidak bisa memprediksi cuaca yang ada di daerah itu. Mereka tidak bisa memastikan bahwa bulan bisa terlihat atau tidak di suatu daerah. Sebab, bisa saja daerah tersebut berawan, atau hujan, yang menjadikan seseorang tidak bisa melakukan observasi secara langsung.

Walhasil, kesaksian orang yang melihat hilal tidak bisa digugurkan oleh perhitungan ahli hisab. Kesaksian seseorang hanya bisa digugurkan oleh sebab-sebab syar’iy. Jika syarat-syarat kesaksian tidak terpenuhi, maka kesaksiannya bisa gugur. Misalnya, saksi tidak adil dan terkenal ketidakjujurannya, dan lain sebagainya. Dalam kondisi semacam ini, kesaksiannya bisa gugur.

Kedua, dalam menetapkan awal dan akhir Ramadhan, Rasulullah Saw sendiri tidak meminta kita untuk memastikan apakah bulan benar-benar sudah wujud atau tidak. Rasulullah Saw hanya memerintahkan kaum muslim untuk rukyatul hilal (memantau bulan) pada tanggal 29 Sya’ban atau 29 Ramadhan. Jika bulan berhasil dilihat dan tidak terhalang mendung, atau tidak terhambat oleh cuaca, maka esok paginya kita diwajibkan berpuasa, atau hari raya. Sebaliknya, meskipun bulan sudah wujud, dan memenuhi syarat-syarat astronomi untuk bisa dilihat, namun jika kaum muslim tidak berhasil melihatnya, karena faktor cuaca, atau karena sebab-sebab yang lain, maka esoknya kita tidak berpuasa, alias harus digenapkan (istikmal). Ini didasarkan pada sabda Rasulullah Saw:

“Berpuasalah karena melihatnya (hilal) dan berbukalah karena melihatnya (hilal), maka apabila mendung (menutupi) kalian maka sempurnakanlah hitungan menjadi tiga puluh hari.” [HR. an-Nasa’i].

Hadits ini dengan sangat jelas memberikan pengertian, bahwa walaupun bulan sudah wujud –memenuhi parameter-parameter astronomi–, akan tetapi jika terhalang mendung, maka kita harus menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari. Seandainya hisab bisa dijadikan bayyinah (bukti), tentunya faktor mendung tidak lagi relevan. Jika bulan sudah wujud dan sudah sangat mungkin untuk dilihat di suatu daerah –berdasarkan kalkulasi astronomi–, akan tetapi, jika terhalang mendung –sehingga tidak bisa dirukyat–, maka puasa tetap tidak boleh dilakukan esok harinya. Sebab, Rasulullah memerintahkan kita hanya merukyat, bukan memastikan bulan wujud atau tidak berdasarkan perhitungan astronomi. Perkataan Rasulullah Saw di atas, menunjukkan, bahwa sesungguhnya beliau Saw memahami bahwa bulan telah wujud dan sudah sangat mungkin untuk dilihat, akan tetapi tetap saja beliau memerintahkan kaum muslim untuk menggenapkan jika mereka tidak berhasil merukyatnya karena sebab-sebab tertentu (misalnya karena mendung). Untuk itu, yang terpenting adalah apakah hilal berhasil dilihat atau tidak, bukan sudah wujud atau belum.

Oleh karena itu, seandainya perhitungan astronomi menetapkan bahwa bulan telah wujud dan mungkin dilihat di suatu daerah, namun tidak secara otomatis, esok harinya kaum muslim harus sudah memulai melakukan ibadah puasa. Sebab, bisa saja daerah tersebut tertutup mendung tebal yang menghalangi proses rukyat. Meskipun secara astronomi bulan sudah terlihat, namun tidak secara otomatis kaum muslim harus memulai bulan Ramadlan pada hari itu juga. Sebab, bisa jadi penglihatannya terhalang oleh mendung. Ketika di daerah itu terhalang mendung, maka kaum muslim tetap harus menyempurnakan bulan sya’ban menjadi 30 hari.

Ini semakin menguatkan, bahwa hisab tidak bisa membatalkan rukyat. Rukyat hanya akan gugur, jika kesaksiannya dilakukan oleh orang-orang yang tidak adil, ataupun kesaksiannya tidak masuk akal.

Ketiga, jika menurut astronomi ketinggian hilal belum cukup, atau jarak waktu ijtima’ dengan ghurub (matahari tenggelam) pendek, lantas ada orang bersaksi menyaksikan bulan, apakah yang disaksikan orang tersebut hilal atau bukan? Sesungguhnya, secara syar’iy kita tidak diperintahkan untuk menelusur hal ini lebih lanjut. Sebab, selama saksi menyatakan bahwa ia melihat dengan mata kepala sendiri, dan ia terkenal orang-orang yang adil, tsiqat, dan tidak meragukan, maka secara syar’iy kita wajib menerima kesaksiannya. Sebab, beberapa kejadian astronomi yang aneh juga sempat terjadi. Kejadian seperti ini sering disebut dengan “rukyat aneh”. Misalnya, berdasarkan perhitungan hisab, di suatu daerah ketinggian bulannya tidak memenuhi syarat akan tetapi ternyata bulan terlihat dengan jelas di daerah tersebut. Bahkan ada daerah yang ijtima’nya ba’da al-ghurub ternyata dilaporkan bahwa bulan tampak di daerah tersebut, contohnya kasus di Ukraina dan daerah Asia Tengah, dan juga di Indonesia. Selain itu, kita bisa mempertanyakan juga kepada ahli hisab, dengan perhitungan mana, dan hisab versi mana ia bisa menentukan bahwa di daerah tersebut ketinggian bulan belum cukup?

Keempat, selama ini orang yang mengaku melihat bulan, atau yang bersaksi melihat bulan dikesankan buta astronomi, atau tidak mengerti astronomi. Bahkan dibuat cerita mengada-ada mengenai orang yang melakukan rukyat. Misalnya, rukyatnya menghadap timur, selatan, mengalami halusinasi, dan lain sebagainya. Akibatnya, seringkali hasil rukyat yang dilaporkan di suatu negeri dikritik hanya karena tidak memenuhi perhitungan hisab sebagian ahli hisab. Padahal, orang-orang yang melakukan rukyat bukanlah orang bodoh yang tidak mengerti ilmu hisab beserta kalkulasi-kalkulasinya. Orang yang melakukan rukyat, juga memperhatikan ilmu-ilmu hisab untuk membantu mereka tatkala melakukan observasi. Mereka tidak ngawur dalam melakukan rukyat dan kalkulasi hisabnya.

Di sisi yang lain, perlu diketahui juga, bahwa para ahli hisab sendiri berbeda-beda pendapat dalam hal menetapkan waktu ijtima’, parameter-parameter mengenai wujud, imkaan rukyat, dan lain sebagainya. Bahkan, rumus-rumus yang mereka gunakan juga berbeda-beda dengan tingkat perbedaan yang lebar, bahkan ada yang perbedaan perhitungannya sampai satu hari. Perbedaan-perbedaan ini tentunya berakibat, sebagian ahli hisab menyatakan, bahwa suatu daerah dianggap belum layak untuk melihat bulan, sedangkan menurut ahli hisab yang lain sudah layak. Walhasil, kita bisa mengajukan pertanyaan, menurut perhitungan yang mana, dan rumus yang mana.

Jadi, kita tidak perlu menggubris orang yang meragukan hasil rukyat yang sering digembar-gemborkan ahli hisab, jika telah memenuhi syarat-syarat kesaksian syar’iy. Cukuplah Allah dan RasulNya sebagai panutan kita, bukan ahli hisab. Beliau Saw hanya meminta kita untuk melihat bulan, dan bersaksi berdasarkan penglihatan secara langsung, bukan berdasarkan hitungan-hitungan hisab yang masih dzanniy. Wallahu A’lam bi al-Shawab
(Sumber :http://konsultasi.wordpress.com/2007/01/18/kesaksian-hilal-yang-bertentangan-dengan-ilmu-astronomi/)


Semua kembali kepada iman dan keyakinan kita masing-masing lebih memilih Syar'i atau lebih memilih kepada logika dsb.Yang terpenting adalah :"Hisab tidak bisa membatalkan rukyat. Rukyat hanya akan gugur, jika kesaksiannya dilakukan oleh orang-orang yang tidak adil, ataupun kesaksiannya tidak masuk akal." ini menurut dasar dasar Sar'i dan masyarakat pada umumnya mengikuti sidang Itsbat Pemerintah karena lebih sempurna mengikuti hukum-hukum Islam karena di dalamnya juga terdapat ketaatan terhadap pemimpin seperti yang dipesankan oleh Rasullullah SAW,Juga mengikuti apa yang dilakukan pemerintah yang selaras dengan apa yang di sunnahkan Rasulullah SAW dalam menentukan penetapan awal Ramadhan .

Tuesday, 17 July 2012

Kreasi Photo



Gambar dengan efek sinar diatas merupakan hasil iseng-iseng edit photo.Kreasi amatiran dari penulis untuk Patikraja New's...masih dalam tahap belajar dan ini adalah hasil belajar secara otodidak dengan perangkat computer dan media internet.Masih banyak kekurangan yang dihasilkan dan mungkin juga kekeliruan jika di lihat dari hasilnya.Mungkin diantara pengunjung dan pembaca Blog Patikraja New's ini ada yang lebih menguasai photo edit mohon kritik dan masukkannya.Terimakasih sebelumnya penulis ucapkan.Salam Bloger.....

Monday, 11 June 2012

GEBYAR PATIKRAJA EXPO 2012

Bagi anda yang belum mengenal Desa Patikraja,pada kesempatan bulan juni ini Pemerintahan Desa Patikraja akan mengadakan "GEBYAR PATIKRAJA EXPO 2012" yang menurut rencana akan diadakan pada tanggal 16 Juni s/d 23 Juni 2012 di Lapangan Desa Patikraja.Pada kesempatan ini anda akan disajikan berbagai pertunjukan dan pameran pembangunan serta sajian wisata kuliner khas serta berbagai kesempatan bagi anda untuk mendapatkan hadiah jika anda mengikuti salahsatu event berhadiah.
Tujuan kegiatan ini ( "GEBYAR PATIKRAJA EXPO 2012" ) tentunya mengenalkan lebih dekat tentang Patikraja serta memberikan manfaat baik bagi masyarakat Patikraja dan Banyumas pada umumnya.
Sedikit isyarat merupakan salahsatu bentuk syukur atas rahmat Tuhan terhadap kemajuan Desa Patikraja dengan berbagai prestasi yang telah diraih,termasuk kemenangan lomba pasar tingkat nasional dengan prestasi "Juara 1 kategori A Lomba Pasar Tingkat Nasional".
Bagi anda yang belum paham tentang letak Patikraja,arah yang tepat yaitu dari Purwokerto ke arah selatan lebih kurang 8 KM.
Kunjungi dan saksikan " GEBYAR PATIKRAJA EXPO 2012 " di Lapangan Desa Patikraja,berbagai acara yang akan diselenggarakan dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini :


Friday, 1 June 2012

Pemerintah Hendaknya Hidupkan Kembali SPG (Sekolah Pendidikan Guru)


Sekolah Pendidikan Guru (SPG) telah lama dihapus,padahal dari sekolah ini telah tercipta para pendidik yang profesional dan terbukti lebih handal dalam menangani proses pengajaran ketimbang lulusan akademik ataupun universitas yang tanpa didasari jenjang pendidikan sekolah guru sebelumnya.Mental mendidik yang kurang profesional sering kita jumpai di sekolah-sekolah baik kekerasan,ketidak sabaran seorang guru terhadap muridnya atau kurang bertanggung jawabnya seorang guru terhadap profesi merupakan cermin kurang berhasilnya sistem dunia pendidikan dalam mencetak guru (pendidik) sekarang ini.
Penulis merasa janggal dengan mental-mental pendidik yang pernah sesekali penulis temukan pada sekolah,salah satu contoh adalah cara mendidik seorang guru yang mudah emosi serta memperlakukan seorang murid dengan perlakuan yang tidak mendidik baik.
Pengalaman penulis selama menjadi seorang pelajar di masa orde baru jika dibandingkan dengan sekarang ini sepertinya jauh sekali perbedaannya.Seorang guru yang tercetak dari sekolah pendidikan guru waktu itu lebih mampu mengatasi berbagai temperament siswa serta lebih berhasil menahan segala sesuatu yang berakibat kurang baik terhadap siswa/murid.
Ini sebagai bukti bahwa pendidik (guru) yang dihasilkan dari SPG (Sekolah Pendidikan Guru) lebih berkualitas dalam menangani proses belajar mengajar siswa didiknya.
Berdasarkan pengalaman empiris justru melalui SPG mampu dicetak tenaga handal sebagai pendidik. Kalaupun tingkat pendidikan mereka masih belum standar, tetapi sudah ada jurusan spesilialis di Perguruan Tinggi yang dapat mengakomodir mereka. Pasalnya melalui SPG akan tercipta calon pendidik yang special karena mereka telah disiapkan untuk menjadi guru professional.
Kalimat bercetak biru diatas pernah penulis baca dari sebuah media cetak,dan memang benar adanya,diharapkan Pemerintah Pusat berpikir dan menghidupkan kembali sekolah pendidikan guru di tingkat STLA.
Seringnya terjadi kasus kekerasan guru terhadap muridnya merupakan sebuah bukti nyata bahwa ilmu/pendidikan psikologis belum tertancap dan tertanam dengan baik di kalangan pendidik muda sekarang ini.
Penulis sangat menyayangkan keberadaan Sekolah Pendidikan Guru – SPG sebagai Lembaga yang menghasilkan tenaga Guru profesional, justru diberhentikan.Penulis dan banyak masyarakat sekarang ini berharap "PEMERINTAH PUSAT MENGHIDUPKAN KEMBALI SEKOLAH PENDIDIKAN GURU SETINGKAT SLTA" demi mencetak tenaga guru yang lebih profesional dan handal.Penulis berharap kepada siapa saja yang membaca sedikit tulisan ini untuk ikut serta berusaha mewujudkan harapan penulis dengan mengembangkan opini yang sama di berbagai media baik jejaring sosial,Blog ataupun pada situs-situs publik lainnya.Bukan berarti merendahkan citra atau menyepelekan hasil lulusan akademik/universitas pendidikan sekarang ini,namun lebih karena keprihatinan terhadap cara mengajar dan kasus-kasus buruk yang sering terjadi sekarang ini.
Demikian opini Patikraja New's tentang Harapan Kepada Pemerintah Pusat Untuk Menghidupkan Kembali SPG (Sekolah Pendidikan Guru)

Monday, 28 May 2012

Pasar Desa Patikraja Juara 1 Tingkat Nasional ( Kategori A / Pasar desa Jawa-Bali )

Photo Kepala Desa Patikraja Nugroho Adi Wibowo dengan Tropi dan sertifikat penghargaan

Setelah sebelumnya menjadi juara tingkat Kabupaten dan Proponsi,Pasar Desa Patikraja meraih Juara 1 Tingkat Nasional dalam kategori "A".Ada pembagian kriteria penilaian lomba Pasar Desa tahun ini, yaitu kriteria A untuk pasar desa Jawa-Bali dan kriteria B untuk pasar desa diluar Jawa-Bali dan untuk Pasar Desa Patikraja meraih penghargaan Kategori A.Pembangunan Pasar Desa Patikraja (kondisi saat ini) adalah atas bantuan dari Kementrian Koperasi dan UKM sebesar Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah), lalu diresmikan penggunaannya oleh Mentri Koperasi dan UKM Syarif Hasan pada tanggal 4 Mei 2012 lalu.


Photo kunjungan menteri Koperasi dan UKM dan Bupati Drs Mardjoko MM di Pasar Desa Patikraja

Sedangkan penghargaan juara 1 Tingkat Nasional diterima langsung oleh Kades Patikraja Nugroho Adi Wibowo dari Menteri Dalam Negeri Dr Gamawan Fauzi pada Hari Kesatuan Gerak PKK ke 40 dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat IX Tahun 2012 Tingkat Nasional yang diselenggarakan Sabtu (26/5) di Sidoarjo Jawa Timur. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Presiden, sedangkan dari Pemerintah Banyumas hadir Kepala Bapermas PKB.Prestasi ini sangat membanggakan warga Patikraja dan sekitarnya.Keunggulan Pasar Desa Patikraja antara lain pengelolaan pasar oleh Pemerintah Desa, tanah dan bangunan milik desa. Sedangkan untuk keramaian, kebersihan, dan penataan pedagang menjadi poin khusus dari tim penilai tingkat nasional.Pesan Camat Patikraja Drs Suhadi (dalam suatu kesempatan ) :“Setelah menjadi Juara Nasional, diharapkan komunitas Pasar Desa Patikraja makin bahu membahu meningkatkan kebersamaan, kebersihan, dan keamanan dalam menjaga aset desa yang sangat strategis ini,”
Pembangunan Pasar Desa Patikraja telah terencana beberapa tahun lalu dan telah mengalami proses rembug Desa,perencanan,dan pembahasan dengan semua element masyarakat baik tokoh,aparat,maupun warga secara umum.Hasil dari keguyuban dan ke-gotong royongan dengan kepemimpinan pemerintahan Desa Patikraja terasa sangat memuaskan dan menjadi kebanggaan tersendiri."SELAMAT KEPADA PEMERINTAHAN DESA PATIKRAJA BESERTA JAJARANNYA ATAS PRESTASI GEMILANG DI TINGKAT NASIONAL INI"
Semoga prestasi ini akan lebih memacu kesadaran kebersamaan dan keguyuban masyarakat Desa Patikraja,dan akan meningkatkan serta membuahkan keberhasilan dan prestasi yang lain.
Demikian Patikraja New's melaporkan.

Sunday, 20 May 2012

Wisata Kuliner di Patikraja (malam hari di Patikraja bagian 1)

Jelang senja hari di Desa Patikraja terlihat kesibukan para pedagang warung tenda.Sepanjang jalan raya Desa Patikraja dari jalur Purwokerto-Cilacap pinggir bahu jalan menjadi tempat yang pas untuk menjajakan makanan siap saji maupun sekedar kedai minum kopi dan goreng-goreng.Jika Anda berniat mengenal Desa Patikraja dan masakan malamnya bisa anda kunjungi dengan panduan arah jalan dari perempatan Tanjung Purwokerto ke arah selatan sekitar 7 KM.Di sana anda dapat menemukan dan memilih sesuai selera anda,ada warung tenda nasi goreng,pecel lele,ayam goreng,lele goreng,Bebek Goreng dan masih banyak lagi yang disajikan di warung-warung tenda di Desa Patikraja.
Warung kopi dan jahe susu "Mendol" contohnya,menyediakan mendoan,jahe susu, kopi siap saji dan masakan siap saji lainnya.Di sini sering menjadi tempat favorite para supir malam yang ingin menhilangkan penat dan kantuk.Diseberang jalan warung tenda Mendol disekitar pelataran parkir Pasar Desa Patikraja terlihat juga warung tenda pecel lele,ayam goreng,bebek goreng.
Sepanjang jalan Raya Patikraja dapat anda temui juga warung malam yang menyajikan makanan,ada warung sate kambing,sate ayam,Ayam goreng,bakso (bakso Black juga ada),mie Ayam (mie ayam ceker Kang Yudi termasuk diantaranya) dll.Tak luput dari pantauan anda jika anda mengunjungi sekitar pasar Patikraja adalah warung tenda Tahu kucur khas Mandirancan yang sudah terkenal oleh banyak orang dari berbagai kota.
Patikraja makin ramai dan makin meriah dengan berbagai kegiatan perekonomian dan perdagangan.Selamat berkunjung ke Desa Patikraja.

Tuesday, 15 May 2012

Patikraja 2012

PATIKRAJA NEW'S
Keadaan Desa Patikraja pada tahun 2012 ini terasa sangat maju dalam artian banyak perubahan yang cukup mencolok dari tahun-tahun sebelumnya.Baik keadaan secara fisik bangunan yang telah berhasil diselesaikan,maupun keadaan perputaran perekonomian/uang.Kondisi Desa Patikraja sekarang ini jika penulis diperkenankan memberikan peringkat adalah kondisi pra-kota.Beberapa fasilitas modern telah masuk dan melengkapi kondisi Desa Patikraja.Fasilitas komputerisasi dalam berbagai sarana umum mulai ada dan bisa memberikan kemudahan bagi penggunanya.Semoga Desa Patikraja akan lebih cepat maju dan berkembang setelah didirikan beberapa prasarana perangsang kemajuan daerah.Keberhasilan penyelesaian pembangunan pasar Desa Patikraja adalah salahsatu sarana merangsang percepatan perputaran perekonomian yang juga merangsang kemajuan pembangunan lainnya.
Berbicara mengenai keadaan Desa Patikraja beserta keberhasilannya tidak lepas dari pemerintahan Desa Patikraja yang saat ini dipegang/di kepalai oleh seorang kepala Desa yang muda dan enerjik serta kekompakan organisasi maupun keguyuban para pamong,aparat,tokoh dan masyarakat dalam bahu membahu gotong-royong memikirkan,merancang dan menindak lanjuti segala kegiatan pembangunan Desa Patikraja.
Keadaan Desa Patikraja serasa ramai dan terasa seperti keadaan kota jika dilihat di malam hari,keramaian kendaraan,lalu-lalang orang berbelanja kebutuhan dan mencari segala sesuatu seperti makanan siap saji,kebutuhan pokok,dan sebagainya.
Berdasarkan pantauan penulis dan dari fakta yang didapat di lapangan ternyata Patikraja saat ini menjadi salah satu tujuan favorite masyarakat sekitar kecamatan Patikraja dalam mencari berbagai kebutuhan keseharian maupun kebutuhan bulanan.Ini sebagai bukti bahwa segala sarana yang ada baik mini market,ATM Bank,warung tenda,Toko-toko mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kelancaran kegiatan kehidupan keseharian masyarakat sekitar Desa Patikraja.Patikraja juga termasuk tempat favorite persinggahan para sopir yang butuh sekedar istirahat dan menghilangkan rasa ngantuk.Ada sebuah kedai warung kopi,jahe susu,serta menyajikan makanan khas Banyumasan di pelataran Pasar Patikraja di malam hari.Bahkan keberadaan warung tenda "MENDOL" telah dikenal sampai ke dunia maya (internet) maupun dunia musik.Sebuah kreatifitas dan inisiatif sebagian masyarakat Desa Patikraja dalam memperkenalkan Patikraja kepada dunia luas.
Semoga keberhasilan dan kemajuan keadaan Desa Patikraja dapat memberikan kemakmuran hidup dan kemajuan perekonomian masyarakat Patikraja pada khususnya,juga memberikan kemanfaatan baik bagi masyarakat luas pada umumnya.
Tulisan ini penulis persembahkan kepada : Pemdes Patikraja,Masyarakat Patikraja,Pak Mendol pedagang malam di pelataran Pasar Patikraja.serta pada khalayak pengunjung blog Patikraja New's.
Terimakasih.

Saturday, 7 April 2012

Peta Patikraja ( kondisi strategis Bulan Maret-th 2012)

Peta kondisi strategis Desa Patikraja Maret 2012.Tata letak Kantor,Masjid,Pasar dan Sekolahan.
...

Friday, 6 April 2012

Ruang Teknologi Dalam Dunia Pendidikan

Kemajuan teknologi dan informasi merupakan sebuah kenyataan perkembangan peradaban dunia yang tak bisa dibendung.Alur arusnya tak mungkin di pungkiri dan tak mungkin di tolak dengan begitu saja.Jika sebuah teknologi telah menjadi kebutuhan dan telah mengikat keadaan hidup,maka dalam dunia pendidikan kenyataan ini menjadi sebuah tantangan baru untuk dapat mengatasinya.Betapa sebuah dunia pendidikan harus mampu mempersiapkan generasi muda untuk dapat menghadapi tantangan zaman.Karena perkembangan teknologi telah memberikan banyak akses bagi terjadinya perubahan pola kehidupan masyarakat dalam berbagai bidang.Di sisi lain sistem pendidikan harus berubah,Yakni upaya untuk melepaskan dunia pendidikan dari kungkungan model pembelajaran konvensional yang cenderung memaksa anak didik untuk mengikuti pembelajaran yang semakin hari semakin tidak menarik dan membosankan.Sebuah ungkapan Paulo Fraire, "sekolah tidak lebih merupakan bangunan tembok penjara yang menjerat penghuninya (para siswa) untuk senantiasa mengikuti dan menerima dengan patuh semua ajaran yang terdapat di dalamnya".Jika memang sekolah tak mampu mengikuti arus perkembangan tehnologi dan kemajuan masyarakat yang kian dinamis.Senada dengan maksud Freire, Neil Postman, seorang filosof dan pakar pendidikan, mencemaskan pola kehidupan lembaga-lembaga pendidikan yang dianggapnya semakin teralienasi dari kultur dan kemajuan masyarakat yang kian dinamis, sehingga ia sampai kepada taraf asumtif bahwa nilai-nilai pendidikan sekarang telah mengalami kematian (stagnan). Oleh karenanya, dunia pendidikan senantiasa dituntut untuk terus-menerus mengikuti alur perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian berkembang pesat, karena pendidikan yang tetap berkutat pada instruksional kurikulum yang kaku hanya akan menjadikan peserta didik gagap terhadap realita kemajuan teknologi yang semakin tak terbendung. Dengan pemanfaatan teknologi di dalam dunia pendidikan, diharapkan akan mampu menggeser sifat pendidikan yang cenderung introvet (tertutup) menjadi ekstrovet (terbuka) dan lebih proaktif, sehingga akan semakin memberdayakan proses belajar mengajar menjadi lebih kreatif dan kompetitif. Dalam konteks pendidikan, akhir-akhir telah banyak diperkenalkan model pembelajaran berbasis teknologi dengan berbagai macam istilah yang digunakan, seperti: Computer Assisted Intsruction (CAI), Computer Based Education (CBE), ICT, Computer Based Training (CBT), Computer Based Instruction (CBI), Distance Learning, Distance Education, Cybernetic Learning Environment (CLE), Desktop Video Conferencing, Integrated Learning System (ILS), Learner-Cemterted Classroom (LCC), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dan sebagainya. Semua istilah tersebut pada intinya sama, yakni mengacu kepada sistem pembelajaran yang mengandalkan pemanfaatan teknologi. Adapun penjelasannya secara lebih rinci adalah sebagai berikut: 1) Pembelajaran Berbasis Komputer Saat ini komputer sudah bukan lagi menjadi barang langka, bahkan semua urusan di dalam kehidupan manusia, dari mulai urusan perkantoran hingga urusan pribadi, saat ini tidak bisa lepas dari penggunaan perangkat komputer dengan fasilitas-fasilitas yang ada di dalamnya. Tak terkecuali di dalam dunia pendidikan. Oleh karenanya, untuk memanfaatkan teknologi komputer tersebut, dalam konteks pembelajaran, saat ini telah mulai banyak ditawarkan berbagai macam software yang berisi muatan-muatan mata pelajaran, yang salah satunya dikenal dengan istilah "Computer Assisted Intsruction (CAI)" atau “Pembelajaran dengan Bantuan (Media) Komputer”. Istilah-istilah lainnya adalah: Computer Assisted Intsruction (CAI), Computer Based Education (CBE), ICT, Computer Based Training (CBT), Computer Based Instruction (CBI). Di dalam dunia pendidikan, komputer bisa dirancang dan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang terintegrasi dengan paket-paket pembelajaran. 
Hal ini mengingat beberapa kelebihan yang dimiliki komputer, antara lain: 
(1) dapat menyimpan data dalam jumlah besar, 
(2) menghitung dengan cepat dan tepat, 
(3) melakukan pekerjaan berulang-ulang kali, 
(4) menampilkan bentuk grafik, bagan, gambar yang dipandu dengan data numerik, atau dengan proses logika, dan sebagainya, dan 
(5) menampilkan kembali data, informasi yang telah direkam sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pendidik. Melihat berbagai tantangan dan tuntutan pembelajaran pada saat sekarang, jelas bahwa teknologi kumputer dapat dirancang dan dimanfaatkan di dalam aktifitas pembelajaran. Pendekatan pembelajaran melalui teknologi komputer ini dapat berbentuk antara lain: 
                 (1) bentuk belajar model, yaitu peserta didik dapat belajar melalui latihan-latihan yang    diulang-ulang sehingga peserta didik dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan tertentu, misalnya untuk pelajaran praktikum dan ketrampilan, 
                 (2) bentuk belajar simulasi, yaitu bentuk belajar peniruan kenyataan yang diabstraksikan dan dapat dilihat secara nyata melalui layar monitor, misalnya pada sesi permainan olah raga dan ketrampilan,       
                 (3) bentuk belajar permainan, dimana peserta didik dilibatkan dalam operasi mental dalam bentuk permainan, misalnya pelajaran olah raga permainan, sosio-drama, sosiologi, 
                (4) bentuk pembelajaran tutorial, yaitu bentuk belajar yang diberikan dengan sistem modul, dalam hal ini komputer akan menampilkan informasi-informasi yang perlu diketahui dan dipahami serta direspon oleh peserta didik, 
                (5) bentuk pembelajaran jenis tes, dalam hal ini peserta didik menyampaikan permasalahan yang sudah dikuasai dan belum dikuasai, sehingga ada umpan balik dalam rangka memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya. Dengan demikian, jelas bahwa teknologi komputer dalam proses pembelajaran sangat berperan penting sebagai alat bantu bagi guru di dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Dalam hal ini guru maupun siswa dapat sama-sama berperan central dalam mengoperasikan komputer tersebut.

Wednesday, 4 April 2012

Dedy Pitak Sang Seniman Banyumasan

Dedy Pitak (DP. red) yang mempunyai nama asli Dedy Erianto,adalah seniman yang memiliki kemampuan multytalenta.Dia mampu menciptakan gaya musik daerah di blantika musik nasional.Musik Mbanyumasan yang Dia kenalkan mampu mewarnai gaya khas musik berbahasa daerah lainnya.Baru kali ini musik/lagu dengan bahasa daerah Banyumasan dikenal akrab di telinga daerah lain,bahkan di negara lain.
Dedi Pitak merilis album pertamanya di Purbalingga,hingga kinipun Dia menjadi musisi Purbalingga.Sejak kecil seorang Dedy Erianto (nama asli) tinggal di Desa Patikraja hingga remaja dan dewasa.Nama Pitak pada Dedy Pitak-pun mungkin masih membawa nama Patik-raja dengan di balik menjadi Pitak, sebagai jati dirinya yang masih kental dengan kesan kehidupan masa kecilnya di Desa Patikraja.Sejak kecil Dedy Pitak sudah terlihat bakatnya,selain terlahir dari keturunan yang berjiwa seni,juga keistimewaannya dalam mengenal seni suara mampu mengembangkan bakatnya menjadi seorang musisi.Penulis tahu betul siapa Dedy Pitak,karena memang tinggal kami saat masih kecil cuma berseberangan beberapa rumah saja,dan penulis sangat mengenal pribadi seorang Dedy Pitak.Pribadi yang ramah dengan senyum selalu mengembang jika bersua dengan siapa saja.Kesederhanaan hidupnya mampu mempengaruhi seluruh sikapnya yang sopan.
Ditemui di sebuah acara di Patikraja,Dedy Pitak masih seperti yang dahulu,masih ramah,sederhana dan sopan.Dari informasi Bj Patik (adiknya) penulis menyerap kabar bahwa hasil karya Dedy Pitak banyak dibajak oleh orang yang tak bertanggungjawab.Sungguh sangat memperihatinkan,karya cipta yang memeras tenaga pikiran dan membutuhkan biaya tidak sedikit itu telah dicuri dan digandakan dengan tidak bertanggungjawab.Bahkan seorang Dedy Pitak tak mendapatkan royalty dari semua karya ciptaannya.Keadaan ini merugian Dedi Pytak,jika kita bandingkan dengan musisi se-tenar Dedy Pitak tentunya sudah kaya dan paling tidak memiliki mobil dari hasil karyanya itu.Tapi Dedy Pitak telah dirugikan oleh pembajak hingga ketenarannya di masyarakat tak sejalan/sebanding dengan keadaannya yang masih sangat sederhana.Tinggal dengan mertua dengan hasil dari job organ tunggal yang tidak setiap hari ada menjadi keadaan kesehariannya,Sungguh sangat disayangkan jika seorang pencipta lagu dan musisi terkenal seperti Dedy Pitak masih berkeadaan seperti itu.Dalam artian sungguh sangat jahat para pembajak karya cipta hingga yang dibajak tak mengenyam hasil karyanya itu,hanya ketenaran yang dia dapatkan.
Dan ketenaran itu-pun tak sepadan dengan keadaan hidupnya.Semoga keberhasilan dapat diraih,semoga royalty dari karya seninya mampu diperoleh hingga kesuksessan hidup dapat diraih.Amiin.
Selamat berjuang "Kawan,...raih suksesmu setinggi bintang di angkasa"
Penulis-Shuliwa Patikraja.
Berita Dedy Pitak lainnya ada di : http://media-nasional.org/di-purbalingga-hak-seniman-%E2%80%9C-dikebiri-%E2%80%9D/ 

Photo saat ditemui penulis di Patikraja
Dedy Pitak dengan Si Gundul

Monday, 2 April 2012

Guna atau Manfaat Download Informasi Facebook

Download/unduh informasi facebook anda.
Memiliki salinan informasi Anda — baik itu di Facebook atau di layanan lain di internet — merupakan bagian penting dalam mengontrol informasi yang Anda bagikan.Di samping itu, mengunduh salinan informasi Anda  ada gunanya.jika informasi itu tersimpan hanya ada di Facebook. Misalnya, Anda bisa saja kehilangan telepon seluler, yang berisi banyak foto yang Anda ambil dengan ponsel itu. Jika foto-foto tersebut telah diunggah ke Facebook, dengan mengunduh informasi maka Anda akan mendapatkan salinannya lagi di komputer.
Bagaimana cara mengunduh informasi saya dari Facebook? Anda dapat mengunduh informasi Anda dari halaman Pengaturan Akun.
1. Klik menu akun di sebelah kanan atas setiap halaman Facebook
2. Pilih Pengaturan Akun
3. Klik "Unduh salinan" data Facebook Anda
4. Klik tombol Unduh di halaman berikut
Unduhan ini memuat informasi profil (garis waktu) Anda, oleh sebab itu Anda harus melindungi dan berhati-hati saat menyimpan, mengirim, atau mengunggahnya ke layanan lain mana pun.
 Ketika mengunduh informasi Anda, yang Anda dapatkan adalah:
  • Informasi profil (garis waktu) (misalnya informasi kontak, minat, dan grup)
  • Kiriman dinding (garis waktu) dan konten yang Anda dan teman Anda kirim di profil (garis waktu) Anda
  • Foto dan video yang Anda unggah ke akun
  • Daftar teman Anda
  • Catatan yang Anda buat
  • Acara yang Anda nyatakan akan dihadiri
  • Pesan yang Anda kirim dan terima
  • Semua komentar yang Anda dan teman-teman lontarkan di kiriman Dinding (garis waktu), foto, dan isi profil (garis waktu) lainnya

Sayangnya, Anda tidak bisa memilih satu per satu data yang ingin diunduh. Anda harus mengunduh file secara keseluruhan.

Apabila Anda mengunduh informasi Anda, facebook mengharuskan Anda mengonfirmasi identitas Anda sebelum Anda dapat menuntaskan proses.

Pertama, facebook akan mengirimkan email ke alamat email yang tercantum di akun Facebook Anda untuk mengonfirmasi bahwa memang Anda yang melakukan proses ini. Setelah Anda menerima email, Anda harus memasukkan kembali kata sandi Anda. Jika Anda menggunakan komputer umum, atau komputer yang tidak Anda gunakan secara rutin, Anda juga mungkin harus menyelesaikan captcha foto teman atau captcha SMS via ponsel Anda.

Peringatan: File yang Anda unduh berisi informasi sensitif. Anda harus melindunginya dan berjaga-jaga saat menyimpan, mengirim, atau mengunggahnya ke layanan lain mana pun.

Sumber :
 http://www.facebook.com/help/

Monday, 26 March 2012

Bantu Patikraja New's di facebook

Jika anda ingin membantu Patikraja New's di facebook,anda bisa membantu menyebarkan posting Patikraja New's secara otomatis tanpa harus repot membagi tautan ke kronologi anda pada profile facebook.Terimakasih jika anda mau membagi posting Patikraja New's secara otomatis di facebook pada profile atau halaman yang anda buat di facebook.Bagaimanakah caranya ? anda dapat mengikuti langkah-langkah yang akan penulis sampaikan di bawah ini.
Langkah pertama anda login ke facebook.com,kemudian masuk aplikasi graffiti dengan klik disini
atau anda kunjungi http://apps.facebook.com/rssgraffiti/?fb_source=feed kemudian anda ikuti langkah seperti pada gambar di bawah ini :

Setelah anda masuk ke rss graffiti di facebook maka akan terpampang tampilan sebagai berikut,
kemudian anda Klik seperti pada gambar.


Setelah Anda klik seperti langkah gambar 1 maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini,Kemudian anda klik ijinkan.




Pada langkah selanjutnya anda lihat seperti gambar 3 di bawah ini.





Kemudian Anda akan masuk pada tampilan berikutnya,dan silahkan klik Add feed.






Setelah Anda klik Add feed maka akan muncul tampilan sebagai berikut,masukkan Url rss feed Patikraja New's dengan alamat Url : http://download-aplikasigratis.blogspot.com/feeds/posts/default
Kemudian anda klik seperti langkah 7 pada gambar di bawah ini.Jika sudah muncul tampilan posting Patikraja New's di " PREVIEW " maka langkah akhir adalah Klik Save seperti langkah 8 pada gambar di bawah ini.




Terimakasih jika anda berkenan membagikan posting Patikraja New's di facebook.Semoga apa yang anda lakukan ini adalah kebaikan dalam membagi sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain,bersama Patikraja New's.

Saturday, 24 March 2012

Bangunan Tua di Patikraja

Bangunan tua atau bangunan bersejarah adalah merupakan bagian dari sejarah itu sendiri.Bangunan tua menjadi prasasti / menjadi benda yang mampu sebagai bukti dari perjalanan kehidupan sebelumnya.Sebuah kota atau daerah tanpa bangunan tua ibarat orang tanpa ingatan.Oleh karena itu bangunan tua harus dilestarikan keberadaannya.Karena semakin tua bangunan akan semakin mahal nilai dan harganya.Harga sebagai aset pengenalan sejarah terhadap anak cucu kita.Bicara soal pelestarian kaitannya dengan pengawetan situs,benda,maupun bangunan tua itu sendiri.Betapa mahalnya bangunan tua,dalam kondisi berdirinya saja akan menghasilkan banyak uang sebagai tempat wisata maupun sebagai tempat study bagi para pelajar dan mahasiswa.Bahkan bagi wisatawan asing yang hoby terhadap sejarah dan peninggalannya akan sangat menarik.Mereka akan menulis dan menerbitkan tulisannya sebagai barang yang menghasilkan uang.Jati diri suatu kota dan daerah sangat dinamis selalu berubah ubah sesuai dengan kondisi peradabannya,serta ada nuansa dinamis yang selalu berubah-ubah.Kadang ada suatu pendapat yang salah bahwa pelestarian konservasi berarti tak ada pembangunan.Pendapat semacam ini tak betul/salah sebab bisa saja dibangun baru dengan catatan bagian bangunan yang kuno dipertahankan.Memelihara bangunan kuno berarti melestarikan karya arsitektur.Ada suatu sesal dari efek pembangunan yang tak ramah lingkungan berkaitan dengan bangunan tua bersejarah,salah satu contoh yang terjadi di Yogyakarta dan Samarinda yakni perumahan Ledok code Yogyakarta dan Komplek citra niaga di Samarinda yang tercatat di buku "The best in the Word" terbitan tahun 2001.Ternyata rumah terbuat dari bambu yang sudah masuk dalam buku the best arsitektur ternyata sekarang tidak ada lagi akibat lahannya terkena pelebaran jembatan.Sangat disesalkan,termasuk karya terbaik kok hilang begitu saja.Padahal kalau ada kepekaan arsitek di Yogya,paling tidak bangunan itu bisa dipindahkan.Dalam kaitan ini penulis berharap semoga di Desa Patikraja yang masih terdapat bangunan tua peninggalan tempo doeloe dapat dipertahankan dan dilestarikan sebagai aset sejarah dan sebagai bahan pengetahuan bagi generasi yang akan datang.Ada beberapa Bangunan yang mengandung nilai sejarah di Desa Patikraja walaupun aset bangunan bukanlah milik pemerintahan Desa namun keberadaannya telah mewarnai kehidupan masyarakat Patikraja.Semoga bangunan bangunan tersebut dapat dilestarikan dan menjadi mata pengetahuan generasi selanjutnya.




Hari Pertama Penggunaan Pasar Patikraja (setelah direnovasi)

Pasar Desa Patikraja telah selesai dalam proses pembangunannya,pada hari Jum'at telah dilaksanakan pembagian tempat sesuai dengan prosedur yang telah disepakati.Para pedagang sibuk memindah dagangannya dari tempat alokasi sementara ke tempat yang telah siap digunakan.Hingga hari sabtu malam masih terlihat kesibukan di pasar baik aparat Desa maupun para pedagang.Semua mempersiapkan tempat,dagangan,dan segala sesuatunya.Hampir tiap pedagang tetap/kios masih lembur hingga pk 22 : 33 WIB saat penulis melaporkan berita ini.Rencana yang akan dilaksanakan berikutnya adalah persiapan dalam rangka menghadapi kunjungan pemantau dari Pusat ( Jakarta ) yang rencananya akan datang pada hari senin 26 Maret 2012.Kunjungan ini membawa misi penilaian tingkat nasional sebagai bahan perbandingan dengan beberapa Pasar yang serupa/mendapat bantuan dari pusat.Dari penilaian ini menurut kabar yang beredar di masyarakat adalah Bahwa Pasar Tradisional Patikraja sedang di lombakan di tingkat Nasional.Entah benar atau tidaknya penulis belum mengkonfirmasikan kepada pihak Pemerintahan Desa Patikraja.Semoga Pasar Patikraja menjadi pasar teladan yang mampu menjadi tolak ukur prestasi pasar-pasar tradisional lainnya dengan dibuktikan sebagai pemenang di tingkat Nasional.

PHOTO KEGIATAN HARI PERTAMA PASAR DESA PATIKRAJA







Wednesday, 21 March 2012

"SELAMAT DAN SUKSES ATAS TERSELESAIKANNYA PEMBANGUNAN PASAR DESA PATIKRAJA"

Setelah melalui proses yang panjang,pembangunan Pasar Desa Patikraja telah terselesaikan.Wajah dan keadaan Pasar Desa Patikraja kini terlihat rapi dan apik dipandang.Segala upaya mengenai pembangunan Pasar Desa Patikraja telah menuai hasil.Ucap syukur Alhamdulillah warga Patikraja dan masyarakat pedagang pasar Desa Patikraja atas terselesainya semua proses pembangunan.Hasil pemikiran dan tenaga seluruh panitia,perangkat Desa,tokoh,masyarakat,dan semua komponen yang terbentuk dalam rangka Pembangunan Pasar Patikraja dapat dirasakan generasi selanjutnya.Dari pantauan Patikraja New's dan blog Patikraja seluruh proses pembangunan berjalan lancar tak ada kendala yang berarti.Selamat dan sukses kami sampaikan kepada PemDes Patikraja,masyarakat dan semua jajaran perangkat serta semua komponen masyarakat dan panitia penyelenggara atas terselesaikannya pembangunan renofasi Pasar Desa Patikraja.Semoga suasana Pasar yang baru nantinya mampu memberikan kenyamanan dan keamanan pelaku pasar di Pasar Desa Patikraja.Selamat dan sukses kami ucapkan kepada Kepala Desa Patikraja yang telah mengantar dan membimbing perencanaan pembangunan Pasar Desa Patikraja yang telah terencana sejak lama.Kesuksesan ini akan mengangkat nama baik Pemerintahan Desa dan masyarakat Patikraja."SELAMAT DAN SUKSES ATAS TERSELESAIKANNYA PEMBANGUNAN PASAR DESA PATIKRAJA"

Tuesday, 20 March 2012

Sukses PILKADES Mandirancan 20 Maret 2012

Setelah melalui proses yang panjang,Pemerintahan Desa Mandirancan Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas berhasil melaksanakan serta menyelesaikan seluruh kegiatan dalam rangka PILKADES.Tepat sore hari selasa tanggal 20 Maret 2012 sekitar Pk 15 : 45 WIB proses perhitungan suara selesai dan menghasilkan keputusan bahwa Calon Kades dengan nomor pilihan 2 bergambar ketela dengan nama calon  Amin Subkhantoro  terpilih dengan mengantongi 1259 suara.Sedangkan kandidat nomor pilihan 1 bergambar Padi dengan nama calon Anton Bp hanya mengantongi 1039 suara.Selisih 200 suara antara kandidat terpilih dengan kandidat tersingkir merupakan nilai yang sangat berarti setelah melalui perjuangan panjang dalam proses PILKADES Mandirancan.Setelah melewati proses Rapat Umum Pemilihan Kepala Desa,kandidat terpilih melanjutkan proses berikutnya berupa pelantikan yang akan di laksanakan oleh PemKab Banyumas,dalam hal ini Bupati Banyumas beserta lembaga terkait.Perasaan lega dan syukur terlihat di setiap warga Mandirancan setelah pengumuman hasil rapat umum pemilihan Desa.Betapa beberapa hari ini serasa banyak sekali beban dan pemikiran ternyata pecah bagai telur problematika yang telah melahirkan sebuah harapan baru,sebuah sandaran kepemimpinan baru.Akhirnya penulis atas nama Patikraja News mengucapkan "Selamat dan sukses kepada PemDes Mandirancan beserta jajarannya beserta tokoh dan masyarakat atas keberhasilannya melaksanakan seluruh proses PILKADES dengan aman.Semoga kepemimpinan kandidat terpilih akan mampu membawa Mandirancan kepada kemajuan berprestasi,dan kerukunan serta kegotong-royongan senantiasa terjaga dan terpelihara".Saran penulis sebagai anggauta masyarakat umum adalah keharmonisan hidup dan kerukunan serta kekeluargaan dalam lingkungan masyarakat dapat terwujud dan senantiasa terjaga,segala sesuatu yang telah terjadi dan memungkinkan kecemburuan ataupun segala sesuatu yang memungkinkan perpecahan dalam kehidupan masyarakat sebelun PILKADES untuk dapat di-ikhlaskan demi persatuan dalam rangka membangun Desa,Bangsa dan Negara."SUKSES PILKADES MANDIRANCAN 20 MARET 2012"
                                         

Photo papan perhitungan akhir

Monday, 19 March 2012

Proses Pemilihan Kepala Desa Mandirancan

Patikraja New's-Mandirancan 20 Maret 2012
Proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Mandirancan dilaksanakan hari ini selasa pon 20 Maret 2012.PILKADES Mandirancan diharapkan menjadi ajang penentuan pemimpin Desa Mandirancan setelah sekian waktu jabatan ini mengalami kekosongan.Masyarakat Desa Mandirancan berharap semoga kandidat terpilih nantinya akan mampu membawa Desa Mandirancan kepada kemajuan dan kemakmuran.Paling tidaknya mampu mengayomi dan memimpin serta menjadi tangan masyarakat dalam hubungan dengan pemerintahan yang lebih tinggi.Mampu menyerap keinginan masyarakat sebagai arah perjuangan dalam menjalankan roda pemerintahan Masyarakat begitu antusias mengikuti dan melaksanakan hak pilihnya dengan tertib.Dilihat secara teliti pelaksanaan pemilihan kepala Desa saat ini yang dilaksanakan di Lapangan Desa Mandirancan sudah memenuhi syarat.Secara formalitas segala ketentuan telah dilaksanakan.Saat penulis melaporkan proses PILKADES sedang berjalan pada awal waktu.Hingga detik ini tak ada berita kecurangan tercium/terdengar.Suasana pagi hingga jelang siang masih terlihat tertib dan semakin banyak dikunjungi oleh pemilih dan pengunjung dari Desa lain.Pengamanan sekitar arel Rapat akbar ini terasa sekali dengan banyaknya petugas keamanan berseragam maupun berpakaian preman (bukan dinas).Semoga pelaksanaan rapat Akbar PILKADES Mandirancan sukses dan bagi nantinya kandidat yang kurang beruntung dapat menerima dengan legawa atas keputusan rakyat/masyarakat Desa Mandirancan.Demikian Patikraja New's menggambarkan suasana Rapat Akbar PILKADES Mandirancan kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas JAWA TENGAH.@red-shuliwa